Bengkulu, CoverPublik.com – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi berencana membangun lapangan permanen untuk lomba burung berkicau sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas kicau mania di daerah tersebut.
Rencana itu disampaikan saat membuka lomba burung berkicau bertajuk Walikota Cup dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-307 Kota Bengkulu di kawasan Pantai Panjang, Minggu (12/4/2026).
“Insya Allah nanti kita buatkan lapangan permanen. Silakan cari lokasi terbaik untuk pembangunan. Kalau memungkinkan tahun ini kita segerakan, kalau tidak, ini sudah dicatat, ke depan akan ada lapangan lomba burung berkicau,” ujar Dedy.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny P. L. Tobing yang juga menjadi pembina komunitas kicau mania sekaligus inisiator lomba.
Lomba burung berkicau ini memperebutkan Piala Wali Kota dengan sistem penilaian poin tertinggi untuk kategori bird club (BC) dan single fighter (SF). Panitia juga menyiapkan hadiah utama berupa dua unit sepeda motor untuk pemenang kelas Murai Batu Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Sebanyak 480 peserta ambil bagian dalam ajang tersebut. Setiap peserta dapat mengikuti hingga empat kelas yang dipertandingkan, antara lain Murai Batu, Kapas Tembak, Love Bird, Kacer, Konin, dan Kenari.
Peserta tidak hanya berasal dari Provinsi Bengkulu, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Surabaya, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, serta kabupaten dan kota lainnya di Bengkulu.
Ketua pelaksana Shap Karanai menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. Kami berharap lomba seperti ini bisa diagendakan rutin karena memiliki banyak nilai positif,” ujarnya.
Sementara itu, Ronny P. L. Tobing mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah hari ini kita didatangi kicau mania dari berbagai daerah. Mudah-mudahan burungnya stabil dan bisa menjadi juara,” kata dia.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin ke depan dan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.










