
Coverpublik.com – Desa Talang Alai Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, aksi damai sedang berlangsung. Massa sebanyak 100 orang dari masyarakat Desa Talang Alai berkumpul di Kantor Desa untuk mengadakan musyawarah terkait dengan rencana memblokade (menutup jalan). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas penambangan batu yang dilakukan oleh CV. Tew Sentral Abadi.Pada hari Selasa, tanggal 6 Februari 2024.
Massa sudah berkumpul dan memulai musyawarah. Mereka ingin memblokade jalan yang menuju ke lokasi tambang batu milik CV. Tew Sentral Abadi. Dengan membuat beton di sisi kiri dan kanan jalan, mereka berharap kendaraan angkut tambang batu tidak dapat melintasi jalan tersebut. Melalui aksi ini, masyarakat Desa Talang Alai ingin menyampaikan tuntutan mereka kepada pihak perusahaan dan Kepala Desa untuk segera menutup tambang batu yang ada di desa mereka.

Masyarakat Desa Talang Alai merasa sangat terganggu dengan adanya tambang batu di desa mereka. Bukan hanya karena kebisingan dan polusi yang ditimbulkan, namun juga karena adanya dampak lingkungan yang merusak tanah dan air di sekitar tambang. Mereka khawatir ini akan berdampak buruk pada pertanian dan mata pencaharian utama mereka sebagai petani.
Kepala Desa Talang Alai, juga turut hadir dalam musyawarah tersebut. Ia mendukung aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat dan berjanji akan menyampaikan tuntutan mereka kepada pihak perusahaan. Ia juga berjanji akan berusaha untuk menutup tambang batu tersebut jika memang tidak sesuai dengan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan keputusan yang telah diambil, massa segera bergerak menuju lokasi tambang batu. Dengan terorganisir, mereka mulai membuat beton di sisi jalan dan memasang spanduk yang bertuliskan “Tolak Tambang Batu di Desa Kami” serta “Hentikan Kerusakan Lingkungan”.
Dengan keberhasilan aksi damai ini, masyarakat Desa Talang Alai merasa lega dan bahagia. Mereka yakin bahwa kebersamaan dan kekuatan suara rakyat dapat membuat perubahan yang positif. Semoga ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan lingkungan dan kepentingan masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Man Saheri









