Bengkulu, CoverPublik.com – Pasca pemungutan suara, masyarakat diharapkan dapat kembali bersatu setelah Pilkada 2024 ini usai. Bagi pemimpin yang terpilih nanti, diminta dapat memberikan yang terbaik untuk daerah, khususnya di Provinsi Bengkulu.
Ketua Harpindo Bengkulu, Lubis, SH, MH menyampaikan bahwa, di Tengah kegiatan pertemuan dan Sosialisi yang diikuti oleh 200 orang Kominunitas Pemuda Harapan Indonesia dengan mendukungan penyelenggara Pemilu jelang sidang DKPP RI, dan mengajak para militansi Kepala daerah untuk tetap menjaga kemanan dan kekondusifan Pasca Pilgub Bengkulu 2024.
Ia mengharapkan masyarakat tetap mengutamakan persatuan, walaupun berbeda pilihan serta perlunya memberikan dukungan kepada Penyelenggara pemilu dalam upaya memberikan support serta dukungan moril agar tidak takut terhadap tekanan dari pihak tertentu.
“Kami Komunitas Harpindo selalu mendukung KPU dan Bawaslu pasca Pilkada ini, khususnya dalam menghadapi sidang DKPP, tentunya mengharapkan juga kepada kawan-kawan serta Masyarakat baik pendukung Pak rohidin maupun Pak Helmi agar Bersatu Kembali, mari kita dukung pilihan Rakyat, mari Bersama membangun Bengkulu serta Semoga yang terpilih nanti menjadi pemimpin yang terbaik dan masyarakat kembali bersatu walaupun kemarin berbeda pilihannya,” ujarnya, Rabu (25/12/2024).
Dalam kegiatan itu, Harpindo menjelaskan Pentingnya sinergi semua pihak untuk mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu kedamaian di wilayah Provinsi Bengkulu pasca Pilkada 2024 yang harus dijalani dengan semangat persatuan, perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan, kita harus bersama-sama merawat agar tercipta perdamaian dan harmonisasi.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah sukses digelar pada Rabu, 27 November 2024, dan menjadi tonggak penting bagi perjalanan demokrasi Indonesia. Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), beberapa kandidat diketahui unggul. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melalui tahapan rekapitulasi suara yang transparan dan akuntabel.
Disisi lain, masyarakat perlu menyikapi hasil Pilkada dengan bijaksana. Hasil hitung cepat, meskipun memberikan gambaran awal, bersifat prediktif dan tidak memiliki kekuatan hukum. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap tenang dan menunggu hasil resmi.
Kegaduhan akibat ketidakpuasan terhadap hasil hitung cepat hanya akan menciptakan polarisasi di tengah Masyarakat. Pilkada sering meninggalkan dampak berupa perpecahan di tengah masyarakat akibat perbedaan pilihan politik. Oleh karena itu, menjaga harmoni sosial pasca-pilkada menjadi tantangan penting yang memerlukan kerja sama dari semua pihak, termasuk para kandidat, pendukung, dan pemerintah. Upaya rekonsiliasi harus dikedepankan agar masyarakat kembali bersatu untuk membangun daerah masing-masing.
Para kandidat memiliki peran sentral dalam menjaga ketenangan masyarakat. Kandidat yang unggul dalam hitung cepat diharapkan menahan diri untuk tidak mendeklarasikan kemenangan sebelum pengumuman resmi dari KPU. Di sisi lain, kandidat yang kalah diimbau untuk menunjukkan kedewasaan politik dengan tidak memprovokasi pendukungnya menolak hasil pemilu secara sepihak
Pertemuan ini mencakup pemahaman tentang deteksi dini potensi konflik dan langkah-langkah penanganan konflik yang berbasis kearifan lokal. Para pemberi materi juga menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga suasana kondusif.
Berdasarkan Berita Acara (BA) Hasil Rapat Pleno tingkat Provinsi Penghitungan Perolehan Suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Tahun 2024 Berita Acara Nomor : 440 /PL.02.6-BA/ 17/2/2024 Pasangan Calon Gubernur / Wakil Gubernur Terpilih adalah Sdr. Gubernur H.Helmi Hasan, SE dan Wakil Gubernur Ir. Mian dengan perolehan hasil suara sebanyak 616.469 (enam ratus enam belas ribu empat ratus enam puluh sembilan) suara sedangkan terdapat 3 Kabupaten yang saat ini masih mengajukan Gugatan PHPU di MK yaitu Kabupaten Bengkulu tengah, Kota Bengkulu, serta Bengkulu Selatan.
Pewarta: Yulisman
Editor : Man Saheri










