REJANG LEBONG, CoverPublik.com – Provinsi Bengkulu dikenal dengan kekayaan alamnya yang memukau, salah satunya adalah Air Terjun Tangga Seribu. Terletak di Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, destinasi wisata alam ini menawarkan keindahan yang masih tersembunyi dan belum banyak dijamah wisatawan.
Air Terjun Tangga Seribu berada sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Curup, ibu kota Kabupaten Rejang Lebong, dan sekitar 112 kilometer dari Kota Bengkulu. Meski berlokasi tidak jauh dari jalan lintas Curup–Lubuklinggau, akses menuju air terjun ini menantang dan sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam.

Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 1 kilometer dari titik parkir kendaraan. Jalur tersebut melewati ratusan anak tangga yang membentang menuruni tebing curam. Terdapat lebih dari 300 anak tangga yang harus dilalui, sehingga kondisi fisik yang prima menjadi syarat penting bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona air terjun ini.
Nama “Tangga Seribu” berasal dari akses lama menuju air terjun, yakni melalui tangga besi vertikal yang dahulu menjadi satu-satunya jalur masuk. Namun, sejak tahun 2018, tangga besi tersebut tidak lagi digunakan karena kondisinya yang sudah tidak aman. Kini, pengunjung dapat menggunakan jalur baru berupa tangga semen yang lebih aman dan nyaman.

Tangga semen ini dibuat bertingkat, membelah sisi tebing setinggi sekitar 70 meter. Meskipun tetap menantang, akses ini memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan, terutama saat menapaki kembali anak tangga usai menikmati air terjun yang menyegarkan.
Setibanya di lokasi, keindahan Air Terjun Tangga Seribu langsung menyambut. Suara gemuruh air yang jatuh dari ketinggian, dikelilingi pepohonan rindang dan udara yang sejuk, menjadikan tempat ini sebagai surga tersembunyi yang patut dikunjungi.
Bagi penggemar wisata alam dan petualangan, Air Terjun Tangga Seribu adalah pilihan tepat untuk mengisi waktu libur. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat meningkatkan fasilitas penunjang dan promosi, agar potensi wisata ini semakin dikenal luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










