Jakarta, CoverPublik.com — Calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024, Anies Baswedan, memuji capaian satu tahun organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat yang dinilainya telah memiliki jaringan di seluruh Indonesia dan tidak sekadar menjadi simbol di Ibu Kota.
“Yang paling penting adalah bahwa organisasi kemasyarakatan ini bukan organisasi yang sekadar papan nama di Jakarta, tetapi memiliki jejaring di seluruh wilayah Indonesia. Itu adalah capaian terpenting selama satu tahun terakhir ini,” kata Anies dalam acara syukuran HUT ke-1 Gerakan Rakyat, Jumat (27/2/2026).
Menurut Anies, keberadaan Gerakan Rakyat di berbagai daerah menunjukkan jaringan perjuangan untuk perubahan dan keadilan tetap terjaga pasca-Pilpres 2024. Sejak mulai dirintis pada November 2023, organisasi yang beranggotakan para pendukungnya tersebut memang diarahkan memiliki jangkauan nasional.
“Karena itulah jangkauannya harus seluruh Indonesia. Dan selama satu tahun ini bukan hanya berada di Jakarta dan di kota-kota utama, tapi ada di seluruh provinsi, ada di semua kabupaten kota,” ujarnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai capaian tersebut mencerminkan soliditas dan konsistensi para anggota dalam menjaga semangat perjuangan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota di berbagai tingkatan.
“Saya ingin sampaikan selamat, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pejuang perubahan yang telah berjuang bersama selama satu tahun terakhir ini. Apresiasi kepada pimpinan DPP Gerakan Rakyat Bang Sahrin Hamid dan seluruh jajarannya, juga seluruh DPW, seluruh DPD,” kata Anies.
Meski demikian, Anies mengingatkan bahwa perjalanan organisasi masih panjang dan membutuhkan konsistensi kerja-kerja organisasi ke depan.
“Selamat, awalan yang baik, tapi bukan akhir. Ini baru awalan. Perjalanan masih panjang,” tuturnya.
Sebelumnya, Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Pimpinan Sidang Rakernas Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan, menyatakan keputusan tersebut diambil melalui musyawarah mufakat seluruh peserta yang mewakili Dewan Pimpinan Wilayah dari seluruh provinsi di Indonesia. Dalam forum itu, Sahrin Hamid ditetapkan sebagai ketua umum partai untuk masa bakti 2026–2031.
“Dengan demikian sah Bung Sahrin Hamid sebagai Ketua Partai Politik Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan.










