Bupati Kaur Sidak Sekolah Asrama, Tanggapi Serius Persoalan Air Bersih

Bupati Kaur Gusril Pausi, bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, melakukan sidak ke dua sekolah berasrama, yaitu Sekolah Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) dan SMP Negeri 35 Kaur, Jumat (18/4/2025). Foto: Dok RK

Kaur, CoverPublik.com  – Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pd.I., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua sekolah berasrama, yaitu Sekolah Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) dan SMP Negeri 35 Kaur, Jumat (18/4/2025).

Sidak ini bertujuan untuk memastikan seluruh layanan pendidikan di kedua sekolah tersebut berjalan dengan baik, terutama dalam hal fasilitas, pemenuhan kebutuhan harian, dan kenyamanan siswa. Kedua sekolah tersebut merupakan sekolah khusus yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dari hasil sidak, ditemukan adanya keluhan dari siswa terkait ketersediaan air bersih. Bupati langsung merespons dengan komitmen untuk segera menangani masalah tersebut. Ia menegaskan bahwa segala kekurangan yang ada akan segera ditindaklanjuti agar para siswa dapat belajar dengan nyaman dan optimal.

“Sidak ini kami lakukan untuk memastikan bahwa pelayanan pendidikan di sekolah-sekolah asrama ini berjalan sesuai harapan. Mulai dari fasilitas belajar, tempat tidur, hingga makan anak-anak harus terpenuhi dengan layak,” ujar Bupati Gusril Pausi.

Ia juga menambahkan bahwa kedua sekolah tersebut sangat berperan penting dalam mencetak generasi penerus, khususnya bagi anak-anak kurang mampu di Kabupaten Kaur. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah akan memberikan perhatian serius terhadap segala aspek penunjang pendidikan di sana.

Sekolah asrama yang telah berdiri lebih dari 10 tahun ini, kini sejalan dengan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yaitu program “Sekolah Rakyat”. Program ini difokuskan untuk memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu di seluruh Indonesia.

Dengan Kabupaten Kaur yang telah lebih dulu memiliki sekolah rakyat seperti PKLK dan SMPN 35, Bupati berharap hal ini dapat menjadi contoh dan referensi bagi pemerintah pusat dalam mengembangkan program serupa di daerah lain.

“Kami berharap, ke depan Pemerintah Pusat dapat melihat keberhasilan dan manfaat dari sekolah rakyat yang sudah berjalan di Kaur, agar bisa menjadi inspirasi dalam pembangunan sekolah rakyat di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Gusril.

Pewarta: Agusian
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025