Bengkulu, CoverPublik.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan komitmennya mendukung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Bengkulu Utara melalui penguatan infrastruktur dan penataan aset daerah. Dukungan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (21/4).
Rapat dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Mian dan dihadiri Bupati Bengkulu Utara, dengan agenda utama membahas usulan peralihan status aset milik pemerintah provinsi guna mempercepat realisasi program tersebut.
Dalam rapat itu, Mian menyampaikan bahwa sejumlah aset milik Pemprov Bengkulu di Bengkulu Utara diusulkan untuk dialihkan pemanfaatannya kepada pemerintah kabupaten agar mendukung pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
Ia menyebutkan, proses administrasi saat ini tengah berjalan dan dalam waktu dekat akan diterbitkan surat resmi sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut.
Adapun aset yang diusulkan meliputi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Air Napal, eks Gedung Dinas Kehutanan, Gedung UPP Karet, Balai Benih Ikan, serta lahan di dua lokasi. Pengalihan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan kawasan berbasis nelayan.
Mian juga menekankan pentingnya sinkronisasi data aset sebelum proses pengalihan dilakukan. Ia meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memastikan validitas data agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.
Selain dukungan aset, Pemprov Bengkulu juga mengalokasikan anggaran lebih dari Rp118 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Bengkulu Utara pada tahun 2026. Anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan enam ruas jalan dan satu jembatan provinsi.
Enam ruas jalan yang akan dibangun meliputi SP Sukarami–Unit III–Padang Jaya, D6 Ketahun–Giri Mulya, Giri Mulya–Atas Tebing, Kerkap–Tanjung Agung Palik–Lubuk Durian, SP Gunung Selan–Lais, serta Ketahun–Napal Putih. Selain itu, pembangunan juga mencakup Jembatan Sebayur di wilayah Bengkulu Utara.
Pemerintah daerah berharap, pembangunan infrastruktur ini mampu meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, serta mempercepat terwujudnya Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Utara.










