Rejang Lebong, CoverPublik.com – Dalam rangka mendukung visi Rejang Lebong sebagai kabupaten wisata, masyarakat Desa Batu Dewa, Kecamatan Curup Utara, menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan situs purbakala Batu Dewa dan aliran Sungai Air Duku.

Kegiatan yang berlangsung pada pertengahan Oktober ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Batu Dewa, Putra Jaya, didampingi Ketua BPD Edi Apriadi, perangkat desa, tokoh pemuda, dan warga setempat.
Menurut Edi Apriadi, gotong royong ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Rejang Lebong, H.M. Fikri Thobari, S.E., M.A.P., yang mendorong keterlibatan desa dalam menjaga lingkungan sekaligus mengelola potensi wisata lokal.
“Selain membersihkan sampah, kami juga menata ulang situs megalitikum agar bisa menjadi daya tarik wisata sejarah dan budaya masyarakat Rejang,” ujarnya.
Situs Sejarah dengan Warisan Legenda Tujuh Bidadari
Situs Batu Dewa dikenal sebagai salah satu peninggalan budaya purba masyarakat Rejang. Di lokasi tersebut terdapat tiga batu besar berbentuk unik dengan cekungan yang menyerupai cobek dan congklak, yang menurut cerita rakyat digunakan oleh tujuh bidadari untuk meramu ramuan sebelum berjemur di batu besar lain, yang disebut “Batu Bejemur”.
Legenda turun-temurun ini menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Rejang, dan masih diyakini memiliki nilai spiritual oleh masyarakat sekitar.
Pemerintah desa telah membebaskan lahan situs seluas sekitar 23 x 29 meter dan memasang pagar pelindung. Akses jalan menuju situs juga telah dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan peziarah.
“Harapannya, kawasan ini menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus ruang edukasi budaya bagi generasi muda,” tambah Edi.
Potensi Wisata dan Peran Strategis Desa Batu Dewa
Secara geografis, Desa Batu Dewa memiliki lanskap alam yang mendukung pengembangan desa wisata. Selain nilai sejarahnya, lingkungan sekitar yang masih asri berpotensi dikembangkan sebagai kawasan ekowisata terpadu.
Pemerintah desa tengah menyiapkan kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan komunitas budaya lokal untuk membentuk storytelling tour, serta merancang Festival Batu Dewa sebagai agenda tahunan.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Bangun Wisata Berbasis Budaya
Bupati Rejang Lebong, H.M. Fikri Thobari, menekankan bahwa pembangunan sektor pariwisata harus berbasis pada kekayaan sejarah dan kearifan lokal yang dimiliki desa-desa.
“Desa seperti Batu Dewa memiliki potensi luar biasa. Ketika dikelola dengan baik, ia bukan hanya menjadi destinasi wisata, tapi juga sumber ekonomi baru masyarakat,” ujar Bupati Fikri dalam kesempatan terpisah.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, Batu Dewa kini menapaki jalur baru sebagai desa wisata yang tak hanya menyimpan kisah tujuh bidadari, namun juga mencerminkan hubungan erat antara manusia, alam, dan sejarah budaya Rejang yang hidup dan tumbuh di tengah zaman.








