Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Instruksikan Sekolah Tidak Menahan Ijazah Siswa

Gubernur Bengkulu Intrusikan Sekolah Jangan Tahan Ijazah. Foto: Adisaputra/coverpublik.com

Bengkulu, CoverPublik.com  – Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, S.E., langsung bergerak cepat membantu rakyat usai dilantik. Pada hari kedua masa jabatannya, ia mengeluarkan instruksi tegas melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu terkait larangan menahan ijazah siswa.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Bengkulu Nomor 900/010/Dikbud/2025 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Dikbud serta seluruh Kepala Sekolah SMAN, SMKN, dan SLBN di Bengkulu. Dalam surat tersebut, Helmi Hasan meminta seluruh sekolah di bawah naungan Pemprov Bengkulu untuk segera menyerahkan ijazah kepada siswa tanpa syarat.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, mengingat banyaknya keluhan dari siswa dan orang tua yang kesulitan mengambil ijazah karena kendala administrasi atau biaya.

“Tidak boleh ada lagi siswa yang tertahan masa depannya hanya karena ijazah mereka ditahan oleh sekolah. Pendidikan adalah hak semua anak, dan pemerintah harus hadir untuk memastikan itu,” tegas Helmi Hasan.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan untuk memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik serta menindaklanjuti jika ada sekolah yang masih menahan ijazah siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, dalam menanggapi instruksi tersebut, menyatakan pihaknya akan segera mensosialisasikan kebijakan ini kepada seluruh sekolah dan memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik.

“Kami akan berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah untuk memastikan tidak ada lagi penahanan ijazah. Jika masih ditemukan kasus serupa, kami akan memberikan teguran tegas kepada pihak sekolah,” ujar Kepala Dikbud Bengkulu.

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama para orang tua dan siswa yang selama ini menghadapi kendala dalam mengambil ijazah.

“Alhamdulillah, ini keputusan yang sangat baik. Kami sangat terbantu karena selama ini anak saya kesulitan mengambil ijazahnya karena masih ada tunggakan biaya,” ujar seorang wali murid di Bengkulu.

Dengan langkah ini, Helmi Hasan berharap dunia pendidikan di Bengkulu semakin maju dan berpihak kepada rakyat. Ia menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam membangun generasi penerus yang berkualitas.

Keputusan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja tanpa terhambat oleh administrasi sekolah.

Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri