Gubernur Bengkulu Sambut KPT Arifin, Sematkan Pin Merah Putih sebagai Simbol Nasionalisme

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menerima kunjungan kerja Kepala Pengadilan Tinggi (KPT) Bengkulu yang baru, Arifin, di ruang kerjanya pada Kamis (12/6/2025). Foto: Humas Prov

Bengkulu, CoverPublik.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menerima kunjungan kerja Kepala Pengadilan Tinggi (KPT) Bengkulu yang baru, Arifin, di ruang kerjanya pada Kamis (12/6/2025). Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi perdana KPT Arifin setelah resmi menjabat menggantikan mendiang Lilik Mulyadi yang wafat pada 11 Mei 2025 lalu.

KPT Arifin dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Sunarto, pada 5 Juni 2025 di Ruang Kusumah Atmaja, Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Gubernur Helmi Hasan memperkenalkan Bengkulu sebagai “Bumi Merah Putih”, merujuk pada peran sejarah Bengkulu sebagai tempat kelahiran Bendera Merah Putih pertama yang dijahit oleh Ibu Negara Fatmawati Soekarno.

Sebagai simbol penghargaan dan penyambutan, Gubernur Helmi Hasan menyematkan Pin Merah Putih kepada KPT Arifin. Pin tersebut dianggap sebagai representasi komitmen moral dan nasionalisme yang harus dijunjung tinggi oleh setiap pejabat publik dalam menjalankan amanah negara.

“Penyematan Pin Merah Putih ini bukan sekadar simbol, tapi merupakan pengingat bahwa kita semua bertugas untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan, keadilan, serta integritas,” ujar Helmi.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan harapannya agar sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pengadilan Tinggi Bengkulu semakin erat dalam mendukung terciptanya sistem hukum yang adil dan transparan, serta dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga sinergi antara Pemprov Bengkulu dan Pengadilan Tinggi Bengkulu makin kuat dalam menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Bengkulu,” tuturnya.

Sementara itu, KPT Arifin menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja-kerja reformasi peradilan di wilayah hukum Bengkulu dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme.

“Ini adalah amanah besar. Kami siap bekerja sama dengan semua pihak demi penegakan hukum yang berkeadilan,” pungkas Arifin.

Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan diskusi ringan mengenai kondisi sosial dan penegakan hukum di Bengkulu serta potensi kerja sama strategis ke depan.

Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025