Kasus Gigitan HPR Meningkat, Dinkes Mukomuko Tangani Serius

Dinas Kesehatan Mukomuko

Coverpublik.com – Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, sedang menangani sejumlah kasus gigitan hewan penular rabies (HPR). Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular, Ruli Herlindo, mengatakan bahwa sebanyak 128 kasus gigitan HPR telah tercatat, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 60 kasus.

“Kasus gigitan HPR ini melibatkan berbagai jenis hewan seperti kucing, anjing, dan kera,” ujarnya.

Ruli menjelaskan bahwa dari 128 kasus tersebut, 56 kasus di antaranya melibatkan anjing, 64 kasus melibatkan kucing, dan delapan kasus melibatkan kera. Jumlah kasus gigitan kucing ternyata lebih tinggi daripada anjing dan kera, membuat warga di daerah tersebut harus lebih waspada terhadap hewan peliharaan mereka.

“Ada empat kasus di antara 115 kasus gigitan HPR yang melibatkan dua anjing yang positif rabies. Namun, pemeriksaan terhadap orang yang digigit menunjukkan bahwa mereka tidak terjangkit rabies,” Ruli menjelaskan lebih lanjut.

Keempat orang tersebut berasal dari Kecamatan Pondok Suguh dan semuanya digigit oleh anjing. Ruli melanjutkan bahwa kedua anjing tersebut telah dinyatakan positif rabies setelah dilakukan pemeriksaan otak di laboratorium di Kota Bengkulu.

“Kami sudah memberikan vaksin antirabies (VAR) kepada keempat orang tersebut. Selain itu, kami juga meminta puskesmas untuk melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) dan memastikan bahwa pasien telah menerima VAR secara lengkap,” tutur Ruli.

Dengan meningkatnya kasus gigitan HPR ini, Dinkes Kabupaten Mukomuko menghimbau warga untuk lebih waspada terhadap anjing yang memiliki ciri-ciri mengidap rabies.

Warga juga diminta untuk tidak mengganggu anjing liar, terutama ketika mereka berada dalam kawanannya. Ruli juga menambahkan bahwa tugas bidang peternakan dan kesehatan hewan adalah memberikan vaksin rabies kepada hewan yang memiliki kemungkinan untuk menularkan penyakit ini.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi kepada warga untuk mencegah penularan penyakit rabies. Dengan kerja sama dan kesadaran dari semua pihak, kita dapat mengurangi jumlah kasus gigitan HPR di Kabupaten Mukomuko,” kata Ruli sambil berharap agar jumlah kasus gigitan HPR dapat diturunkan.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Man Saheri