Ketua TP PKK Rejang Lebong Tinjau Tenun Tradisional, Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Rejang Lebong, Intan Larasita Fikri, melakukan kunjungan ke Desa Sukarara, Lombok Tengah, Minggu (27/7/2025). (Foto: Agusian/CoverPublik.com)

Rejang Lebong, CoverPublik.com – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Rejang Lebong, Intan Larasita Fikri, melakukan kunjungan ke Desa Sukarara, Lombok Tengah, Minggu (27/7/2025), dalam rangkaian kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII.

Dalam kunjungan tersebut, Intan Larasita didampingi oleh Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, SE, MAP, meninjau langsung proses pembuatan tenun songket tradisional Lombok yang menjadi ikon budaya lokal sekaligus produk unggulan sektor UMKM perempuan di wilayah tersebut.

Desa Sukarara dikenal sebagai sentra tenun tradisional yang mempertahankan metode produksi manual secara turun-temurun. Para pengrajin, yang sebagian besar adalah perempuan, bekerja menenun secara telaten hingga delapan jam per hari. Proses pembuatan satu helai kain songket bisa memakan waktu hingga satu bulan, tergantung tingkat kerumitan motif yang digunakan.

Tak hanya meninjau, Intan Larasita juga turut mencoba menenun bersama para pengrajin lokal sembari berdialog mengenai tantangan dalam proses produksi dan strategi pemasaran produk tenun agar lebih berdaya saing di pasar nasional maupun internasional.

“Ini pengalaman yang sangat berharga. Banyak hal positif yang bisa kami adaptasi dan kembangkan, khususnya dalam mendukung program pemberdayaan UMKM perempuan dan pelestarian budaya melalui YJI maupun TP PKK,” ujar Intan.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas perempuan dalam sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pelestarian warisan budaya daerah.

Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi antar daerah dalam pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis budaya, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi sosial, dan pelaku UMKM perempuan.

Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025