Rejang Lebong, CoverPublik.com – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini tengah mempersiapkan program pencetakan sawah baru seluas 800 hektare sebagai upaya mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Proyek ini dirancang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kota Padang, Bermani Ulu, dan Padang Ulak Tanding (PUT).
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Achmad Syafriansyah, mengatakan bahwa tahapan awal masih menunggu penyelesaian dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang saat ini disusun oleh tim dari Universitas Bengkulu.
“Jika dokumen RAB sudah rampung, pembangunan fisik seperti saluran irigasi dan infrastruktur penunjang lainnya akan segera dilaksanakan,” ujar Achmad saat dikonfirmasi, Minggu (13/7/2025).
Dari total target 800 hektare, seluas 360 hektare sudah dinyatakan siap cetak. Lokasi lahan tersebut berada di Desa Tanjung Gelang, Kecamatan Kota Padang, dan Desa Sukarami, Kecamatan Bermani Ulu.
“Lahan yang sudah siap ini statusnya jelas dan tidak dalam sengketa, jadi tinggal pelaksanaan teknis di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, potensi tambahan sekitar 100 hektare lainnya terletak di Desa Belumai I, Kecamatan Padang Ulak Tanding, serta di beberapa titik lain yang masih dalam proses verifikasi.
Proses pencetakan sawah akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan prajurit TNI dari Korem 041/Garuda Emas (Gamas). Hal ini menyusul adanya nota kesepahaman antara Pemprov Bengkulu dan Korem 041 Gamas untuk mempercepat dan menjamin keberhasilan proyek di lapangan.
Proyek ini mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Pemprov Bengkulu sebesar Rp2,5 miliar. Sebagian besar dana, sekitar Rp2,2 miliar, dialokasikan untuk pengadaan pipa pengairan, sementara sisanya untuk pekerjaan teknis lainnya.
“Untuk kebutuhan air irigasi di Kecamatan Kota Padang, akan memanfaatkan sumber dari Sungai Buluan yang berada di kawasan hutan lindung Bukit Balai Rejang,” imbuhnya.
Air dari sungai tersebut nantinya akan dialirkan ke areal sawah menggunakan sistem perpipaan yang efisien dan ramah lingkungan.
Pemkab Rejang Lebong berharap keterlibatan TNI dalam proyek ini dapat mempercepat pelaksanaan di lapangan sekaligus menjamin keamanan dan efisiensi pelaksanaan, sehingga turut mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Pewarta: Viona
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










