
Coverpublik.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, sedang melakukan sosialisasi tentang kenaikan tarif atau retribusi parkir di jalan umum kepada 700 juru parkir dari 12 zona yang ada. Kenaikan tarif ini sesuai dengan peraturan daerah (perda) yang berlaku dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Eddyson, mengatakan bahwa target Februari sudah seharusnya diterapkan, namun karena masih menunggu verifikasi perda, maka saat ini pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menyesuaikan diri dengan tarif baru yang akan diberlakukan.
Menurut Eddyson, biaya parkir di jalan umum untuk kendaraan roda dua akan naik dari Rp 1 ribu menjadi Rp 2 ribu, sedangkan untuk kendaraan roda empat akan naik dari Rp 2 ribu menjadi Rp 3 ribu. Dengan demikian, pihak Bapenda berharap dapat meningkatkan pendapatan kota Bengkulu.
Selain itu, pada kegiatan sosialisasi tersebut, Bapenda juga membagikan perlengkapan juru parkir seperti surat perintah tugas (SPT), rompi, dan topi. Namun, karcis baru akan diserahkan setelah tarif baru resmi diberlakukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa karcis yang diberikan oleh juru parkir sudah legal dan sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan.
Eddyson juga menjelaskan bahwa tujuan dari kenaikan tarif ini adalah untuk mengatur sistem parkir yang lebih tertib. Oleh karena itu, masyarakat juga dihimbau untuk selalu mengambil karcis dari juru parkir yang sah. Jika tidak, maka dapat dipastikan bahwa juru parkir tersebut adalah oknum atau ilegal.
Bapenda Kota Bengkulu juga akan melakukan pembinaan dan penertiban terhadap juru parkir untuk memastikan bahwa pengelolaan dan penataan tempat parkir berjalan dengan baik. Hal ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa tarif retribusi parkir yang dikenakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pemkot Bengkulu sendiri telah menargetkan pendapatan retribusi parkir di wilayah tersebut pada tahun 2024 mencapai Rp 12 miliar. Dengan kenaikan tarif diharapkan target tersebut dapat tercapai dan menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi kota Bengkulu.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Man Saheri









