‎Rayakan HUT ke-14 OJK, AAUI Cabang Bengkulu Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi dan Perlindungan Asuransi

Ketua AAUI Cabang Bengkulu Yudi Irawan.

Bengkulu, Coverpublik.com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak hanya menjadi ajang refleksi bagi lembaga pengawas tersebut, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Bengkulu melalui sejumlah program sosial yang berdampak langsung. Salah satu program yang mendapat sorotan adalah pemberian polis asuransi kecelakaan diri secara gratis bagi keluarga kurang mampu.



‎Program ini menjadi bukti nyata komitmen OJK dalam memperluas perlindungan finansial bagi kelompok masyarakat rentan. Melalui kegiatan sosial tersebut, OJK menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya sebatas lembaga pengawas, melainkan mitra strategis masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.



‎Sebanyak 20 polis asuransi personal accident disalurkan tanpa pungutan biaya. Polis tersebut diharapkan dapat memberikan jaminan dasar apabila terjadi musibah yang menimpa anak-anak penerima manfaat. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian OJK terhadap masalah kerentanan sosial yang masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Bengkulu.

‎Kegiatan penyerahan polis dilakukan bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke-14 OJK di halaman Kantor OJK Provinsi Bengkulu pada Sabtu pagi (22/11/2025). Acara tersebut juga diisi dengan aktivitas senam bersama yang dihadiri oleh berbagai lembaga jasa keuangan dan pemangku kepentingan, termasuk Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Bengkulu.

‎Ketua AAUI Cabang Bengkulu, Yudi Irawan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas upaya OJK memperluas perlindungan bagi masyarakat. Menurutnya, program pemberian polis asuransi gratis ini mencerminkan kepedulian sosial yang sejalan dengan peran dan fungsi OJK sebagai regulator sektor jasa keuangan.

‎Yudi menilai bahwa keberadaan OJK selama 14 tahun terakhir telah memberi banyak manfaat bagi industri keuangan, tidak hanya dalam hal pengawasan, tetapi juga dalam mendorong inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi dan perlindungan masyarakat. Pihaknya melihat bahwa langkah OJK memberikan proteksi dasar bagi masyarakat kurang mampu merupakan upaya progresif dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil.

‎Dalam pandangan AAUI Bengkulu, sinergi antara OJK dan industri jasa keuangan—termasuk sektor asuransi—telah menciptakan ruang kolaborasi yang positif. AAUI mengakui bahwa berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai manfaat produk keuangan dapat berjalan lebih efektif berkat kerja sama dengan OJK. Kolaborasi tersebut membuat masyarakat semakin memahami pentingnya perlindungan asuransi, terutama ketika berhadapan dengan risiko yang dapat datang secara tiba-tiba.

‎Yudi juga menyoroti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan meningkat seiring konsistensi OJK dalam menjalankan fungsinya. Program sosial seperti penyerahan polis gratis menjadi salah satu indikator bahwa OJK tidak hanya berfokus pada regulasi, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

‎“Proteksi bagi masyarakat rentan seperti yang dilakukan OJK ini sangat dibutuhkan. Ketika masyarakat memiliki perlindungan dasar, mereka akan lebih siap dalam menghadapi risiko,” ujar Yudi dalam kesempatan tersebut.

‎Selain memberikan apresiasi, AAUI Bengkulu juga menyampaikan harapan agar OJK terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Bengkulu. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai produk jasa keuangan, termasuk asuransi, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam mengelola risiko dan merencanakan masa depan.

‎Yudi menegaskan bahwa pihaknya siap untuk terus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan edukatif sebagai bagian dari komitmen bersama membangun masyarakat Bengkulu yang lebih melek keuangan. Menurutnya, industri asuransi akan semakin diterima oleh masyarakat apabila disertai edukasi berkelanjutan dan pemberdayaan dari regulator seperti OJK.

‎Dengan adanya rangkaian kegiatan sosial pada HUT ke-14 ini, OJK Bengkulu berhasil memperlihatkan bahwa kehadirannya tidak hanya berdampak bagi stabilitas industri jasa keuangan, tetapi juga langsung dirasakan oleh masyarakat. Program asuransi gratis menjadi simbol bahwa OJK hadir untuk melindungi dan menguatkan masyarakat, khususnya mereka yang paling membutuhkan.

‎Melalui kerja sama antara OJK, AAUI, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, perlindungan finansial bagi masyarakat Bengkulu diharapkan terus meningkat. Peringatan HUT ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih terlindungi, lebih berdaya, dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa mendatang.