Coverpublik.com – Bawaslu Provinsi Bengkulu menerima kunjungan dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bengkulu. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk membangun sinergi informasi dan pemberitaan pada Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Kedatangan pengurus SMSI yang dipimpin langsung oleh ketua SMSI, Susilo Wibowo, disambut oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, yang didampingi oleh Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Apriyanto Kurniawan.
Dalam kesempatan itu, Faham Syah mengucapkan terima kasih atas kehadiran jajaran SMSI. Beliau menyambut baik kedatangan SMSI karena merangkul media baik cetak, elektronik, maupun online yang merupakan mitra strategis Bawaslu. Terdapat banyak kegiatan yang akan dilakukan oleh Bawaslu, terutama dalam mengawal tahapan pemilu serentak tahun ini. Agenda besar tersebut membutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang intens antara Bawaslu dan SMSI.
“Saat ini, tahapan pemilu akan segera memasuki sesi kampanye di media. Meskipun aturannya diatur oleh KPU melalui PKPU Nomor 15 tahun 2023 dan PKPU Nomor 20 tahun 2023, Bawaslu harus tetap memantau dengan sebaik-baiknya. Kami berharap kolaborasi dalam pengawasan media sosial dapat lebih maksimal,” ujar Faham Syah saat menerima kunjungan dari SMSI Bengkulu (9/1/2024).
Sementara itu, Ketua SMSI Bengkulu, Wibowo Susilo, menjelaskan bahwa keberadaan SMSI bukan hanya di lingkup kecil saja, tetapi telah memiliki 145 media online yang terdata. Bahkan, masih ada beberapa yang sedang dalam proses untuk bergabung. Hal ini dapat terjadi karena adanya kemudahan regulasi dan transparansi informasi.
Lebih lanjut, Wibowo Susilo juga mengungkapkan bahwa saat ini SMSI Bengkulu telah melakukan MoU dengan 7 Polres dalam rangka memerangi hoaks dan SARA di Pemilu 2024.
“Potensi konflik di media sosial, terutama saat Pilkada, kembali akan muncul dengan munculnya masa lalu kandidat dan jejak kandidat. Oleh karena itu, perlu adanya antisipasi yang dilakukan bersama-sama. Kami siap untuk berkoordinasi dan bersinergi dengan Bawaslu,” ujar Wibowo.
Pewarta: Restu Edi
Editor: Man Saheri










