Bengkulu, CoverPublik.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi resmi meluncurkan inovasi pendidikan lokal bernama Ujian Tobo Kito (UTK) sebagai langkah strategis Pemkot Bengkulu dalam mengukur kualitas sekolah dan peserta didik pasca ditiadakannya Ujian Nasional (UN).
“Kalau dulu masuk sekolah berdasarkan NEM lebih tertib. Sekarang setelah UN ditiadakan, indikatornya semakin rumit. Karena itu, UTK kita hadirkan sebagai solusi lokal,” kata Dedy di Bengkulu, Jumat (12/9/2025).
UTK akan dimulai 15 September mendatang dan hanya berlaku di Kota Bengkulu. Ujian ini diikuti seluruh siswa kelas 6 SD dan kelas 3 SMP, namun tidak memengaruhi kelulusan maupun kenaikan kelas karena sifatnya hanya try out.
Meski demikian, Dedy menegaskan UTK menjadi ajang prestise bagi sekolah, guru, dan siswa. Hasil ujian akan menjadi indikator sejauh mana materi yang diajarkan guru mampu dipahami murid.
Untuk memacu semangat, Pemkot Bengkulu menyiapkan hadiah khusus. Tiga siswa peraih nilai tertinggi tingkat SD dan SMP akan mendapat laptop dari Walikota. Selain itu, guru serta orang tua siswa terbaik juga akan diundang ke Balai Kota Merah Putih sebagai bentuk apresiasi.
“Kompetisi ini dijamin fair tanpa intervensi pihak mana pun. Selain laptop, ada penghargaan bagi guru dan orang tua. Ayo Ayah Bunda, dukung anak-anaknya untuk berprestasi di segala bidang,” ujar Dedy.
UTK akan dilaksanakan melalui sistem penyisihan di masing-masing sekolah, dilanjutkan semifinal hingga babak final.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










