Bengkulu, CoverPublik.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menunaikan janji kampanyenya dengan menurunkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), sehingga harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi resmi turun mulai Rabu (20/8/2025) pukul 00.00 WIB.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan, penurunan harga berlaku untuk beberapa jenis BBM dengan besaran Rp300 per liter, yakni:
-
Pertamax: dari Rp12.700 menjadi Rp12.400 per liter
-
Pertamax Turbo: dari Rp13.800 menjadi Rp13.500 per liter
-
Dexlite: dari Rp14.350 menjadi Rp14.050 per liter
-
Dex: dari Rp14.750 menjadi Rp14.450 per liter
“Ini sesuai dengan janji kampanye kita lalu, dan alhamdulillah janji ini sudah kita tunaikan,” kata Helmi Hasan.
Ia menambahkan, penyesuaian tarif ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.
“Beban itu kan harian, bukan tahunan. Masyarakat beli BBM setiap hari. Maka gunakanlah BBM sebaik-baiknya dan tetap berhemat, agar keringanan ini terasa,” ujarnya.
Disambut Positif Pengusaha Pertashop dan Masyarakat
Kebijakan ini langsung disambut baik pengelola Pertashop yang tergabung dalam Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI). Ketua Umum DPP HPMPI Steven menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Helmi Hasan.
“Ini bukti nyata kepedulian Gubernur Bengkulu terhadap beban masyarakat, khususnya di tengah tekanan ekonomi global yang masih terasa hingga kini,” katanya.
Menurut Steven, penyesuaian PBBKB ini tidak hanya meringankan masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Kita berharap penyesuaian ini memberi napas lega bagi masyarakat, meningkatkan daya beli, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di Bengkulu,” ujarnya.
Selain itu, penurunan harga BBM dinilai berdampak positif terhadap sektor transportasi dan logistik. Dengan berkurangnya biaya operasional, harga kebutuhan pokok diharapkan lebih stabil sehingga daya beli masyarakat terus membaik.
HPMPI juga menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh agar manfaat kebijakan dapat dirasakan secara merata.
“Pengawasan perlu dilakukan bukan hanya di perkotaan, tetapi juga hingga pelosok desa. Dengan begitu, dampak positif penurunan harga BBM benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” tegas Steven.
HPMPI bersama masyarakat menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pro-rakyat ini.
“Kami berkomitmen mendukung kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Semoga langkah ini menjadi contoh bagi daerah lain, bahwa sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










