Bengkulu, CoverPublik.com – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bengkulu, H. Zainal, mengapresiasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB atas pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) serentak se-Provinsi Bengkulu yang digelar di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Ahad (19/4/2026).
Zainal juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran DPC dan DPAC yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, pelaksanaan muscab kali ini menggunakan mekanisme baru yang berbeda dari sebelumnya. Dalam forum tersebut, DPP PKB langsung mengumumkan nama-nama calon Ketua DPC yang akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK).
“Hasil UKK nantinya menjadi dasar bagi DPP untuk menetapkan struktur kepengurusan DPC, mulai dari Ketua Dewan Tanfidz, Ketua Dewan Syuro, hingga sekretaris dan bendahara,” ujar Zainal.
Menurut dia, penerapan sistem tersebut bertujuan untuk meminimalkan potensi konflik internal yang sebelumnya kerap terjadi dalam proses pemilihan pengurus.
Ia menyebut, evaluasi DPP menunjukkan adanya praktik lobi dan persaingan tidak sehat pada mekanisme sebelumnya, sehingga diperlukan perubahan sistem yang lebih transparan dan profesional.
“Dengan mekanisme ini, tidak ada lagi ruang untuk praktik lobi. Penentuan sepenuhnya menjadi kewenangan DPP,” tegas Zainal yang juga anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari daerah pemilihan Kabupaten Kepahiang.
Zainal menambahkan, pelaksanaan UKK akan difasilitasi oleh DPW PKB Bengkulu, namun proses penilaian dilakukan langsung oleh tim dari DPP PKB.
Proses seleksi dilakukan melalui dua tahap, termasuk melibatkan pihak ketiga seperti psikolog untuk memastikan objektivitas dalam menentukan calon pemimpin di tingkat DPC.
Ia berharap sistem baru tersebut mampu mendorong proses kaderisasi yang lebih transparan, profesional, dan bebas konflik di internal PKB Bengkulu.










