Bengkulu, CoverPublik.com – Lifter putra asal Bengkulu, M Ramadon Noto Negoro, berhasil meraih dua medali perunggu pada kelas 60 kilogram dalam Kejuaraan Nasional Angkat Besi Senior “Pupuk Indonesia” 2026 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 15–20 April.
Pelatih angkat besi Pengurus Provinsi PABSI Bengkulu, Cosmas Manik, mengatakan capaian tersebut menunjukkan konsistensi Ramadon dalam mempertahankan prestasi bagi daerah. Ia berharap hasil ini dapat terus ditingkatkan menjelang ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Ramadon kembali menunjukkan performa yang stabil dan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap prestasi ini bisa terus dipertahankan hingga PON 2028,” ujar Cosmas.
Dalam kejuaraan tersebut, Ramadon tampil percaya diri dan bersaing ketat dengan lifter dari Jawa Barat dan Sumatera Selatan pada nomor snatch dan clean and jerk. Meski demikian, dominasi atlet dari kedua provinsi tersebut masih menjadi tantangan bagi lifter Bengkulu.
Sementara itu, tiga lifter putri Bengkulu, yakni Deffa Sarah Dilla Manik, Erdiah Sonia Rahimah, dan Aquila Dwi Safana, belum berhasil meraih medali. Kendati demikian, kejuaraan ini dinilai menjadi bahan evaluasi penting dalam persiapan menghadapi Pra PON 2027.
Ketua Umum KONI Bengkulu Tengku Zulkarnain memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih Ramadon. Ia berharap para atlet angkat besi Bengkulu dapat meningkatkan prestasi pada ajang mendatang.
“Kami berharap Ramadon dan atlet lainnya dapat terus menambah perolehan medali, dengan target Bengkulu bisa menembus 25 besar pada PON 2028,” kata Tengku.
Pengurus Provinsi PABSI Bengkulu mengirimkan empat atlet pada kejuaraan ini, terdiri dari satu atlet putra dan tiga atlet putri yang telah menjalani program latihan intensif selama empat bulan.
Keempat atlet tersebut adalah Erdiah Sonia Rahimah (49 kg), Aquila Dwi Safana (53 kg), Deffa Sarah Dilla Manik (69 kg), dan M Ramadon Noto Negoro (60 kg).










