Coverpublik.com – Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Tarekat Naqsabandiyah Indonesia bersama Jaringan Santri Indonesia (JSI) mengadakan acara Dzikir Akbar Wilayah di Sekretariat KabaHill Center, Kota Bengkulu. Acara ini bertujuan untuk menutup tahun dengan sukacita dan menghadirkan kedamaian serta mendoakan kebaikan bagi bangsa dan negara Indonesia.
Dalam acara ini, Tarekat Naqsabandiyah secara resmi mendeklarasikan dukungan dan tekad untuk memenangkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. Deklarasi ini disampaikan oleh Pengasuh Tertinggi Silsilah ke 39 Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Tarekat Naqsabandiyah, Buya Syekh Muhammad Ali Idris, dan disaksikan oleh para pemimpin dan jama’ah Naqsyabandiyah dari seluruh Indonesia.
Buya Muhammad Ali Idris mengatakan bahwa dirinya telah mendapat petunjuk dari Tuhan untuk mendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Hal ini didasarkan pada visi dan misi regenerasi kepemimpinan yang diusung oleh pasangan tersebut, yang diharapkan dapat memanfaatkan bonus demografi untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Tarekat Naqsabandiyah Provinsi Bengkulu Dempo Xler juga menyampaikan tekad untuk berjuang demi kebaikan Indonesia dan mewujudkan takdir peradaban Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan pentingnya kader Naqsyabandiyah terlibat dalam politik dan menduduki jabatan strategis untuk merubah nasib bangsa ke arah yang lebih baik.
Dukungan resmi ini pun tidak terlepas dari petunjuk yang didapat dari Buya Syeh Muhamad Ali Idris. Menurutnya, Prabowo-Gibran adalah pasangan yang layak dipilih karena memiliki hati yang tulus kepada Tuhan dan bertujuan untuk membangun bangsa.
Ketua Umum JSI, Ustadz H. Sofwatillah Mohzaib, juga mengapresiasi kerjasama dengan Tarekat Naqsabandiyah dalam menyelenggarakan acara Dzikir Akbar ini. Ia menegaskan bahwa kedua organisasi ini memiliki visi yang sama dalam membawa Indonesia maju dan menyongsong masa depan yang lebih baik.
Dengan semangat ini, JSI dan Naqsabandiyah bersama-sama mengajak masyarakat untuk berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT untuk mengakhiri tahun 2023 dengan kebaikan. Di tengah kontestasi politik yang seringkali memecah belah masyarakat, kedua organisasi ini berkomitmen untuk membangun persaudaraan dan persatuan.
Dengan semangat ini pula, Prabowo Subianto sebagai pembina JSI menyampaikan salamnya kepada jemaah Naqsyabandiyah Bengkulu dan memohon doa agar Pemilu 2024 dapat dimudahkan oleh Allah SWT dan terpilih sebagai presiden Republik Indonesia.
Di akhir acara, Ketua Umum JSI juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memfitnah, menjelek-jelekkan, dan bermusuhan dalam kontestasi politik. Sebaliknya, beliau menegaskan pentingnya membangun persahabatan, persaudaraan, dan kerukunan dengan pilihan politik yang berbeda. Sebab, hal ini merupakan perintah dari Allah SWT dan juga contoh perilaku dari Prabowo Subianto. Dengan semangat ini, kedua organisasi ini berjuang untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Pewarta: Restu Edi
Editor: Man Saheri










