
Coverpublik.com – Sebuah inisiatif yang luar biasa diambil oleh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bengkulu untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui proyek ekonomi sirkular yang bertujuan untuk mengubah minyak jelantah menjadi biodiesel.
Inisiatif ini diimplementasikan di Desa Panca Mukti, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, sebagai upaya untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan mengurangi risiko penyakit tidak menular (PTM) yang disebabkan oleh penggunaan minyak jelantah.
Menurut Risda Yulianti, penanggung jawab kegiatan dan dosen jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu, program ini adalah tindakan nyata dari kebijakan Kementerian Kesehatan RI untuk mengedukasi masyarakat tentang penyakit tidak menular, termasuk penyakit degeneratif yang disebabkan oleh pemakaian minyak goreng bekas (jelantah).
Untuk menarik minat masyarakat, konsep ekonomi sirkular diterapkan sebagai solusi dan inisiatif.
Program ini tidak hanya berfokus pada daur ulang minyak jelantah, tetapi juga memberikan prioritas pada edukasi kesehatan. Masyarakat diajak untuk menyadari bahaya penggunaan minyak goreng teroksidasi yang dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker dan gangguan degeneratif.
Para ahli gizi dari Poltekkes Kemenkes Bengkulu memberikan arahan terperinci tentang pemilihan minyak goreng yang tepat dan kapan harus menggantinya sebagai bagian dari upaya edukatif mereka.
Dalam mengatasi masalah minyak jelantah, Poltekkes Kemenkes Bengkulu memperkenalkan konsep ekonomi sirkular dengan mendirikan Bank Minyak Jelantah di Kantor Desa Panca Mukti.
Konsep ini mendorong masyarakat untuk menukar minyak jelantah dengan kompensasi finansial, sekaligus mendorong penggunaan minyak goreng secara bertanggung jawab. Minyak jelantah yang dikumpulkan kemudian diproses menjadi biodiesel, yang berkontribusi pada produksi energi terbarukan.
Sejak pelaksanaan proyek ini, sudah terjadi penurunan penggunaan minyak jelantah di Desa Panca Mukti. Selain itu, masyarakat juga lebih sadar tentang pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan dengan mengurangi penggunaan minyak jelantah.
Desa Panca Mukti kini menjadi contoh yang baik bagi desa-desa lain untuk mengadopsi konsep ekonomi sirkular dalam mengatasi masalah lingkungan dan kesehatan.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Man Saheri









