‎Dari Sekolah untuk Negeri: Suara Pelajar dan Guru Warnai Peringatan Hari Asuransi di SMAN 1 Bengkulu Tengah

Peringati Hari Asuransi, AAUI Bagikan 950 Polis Gratis dan Gelar Literasi Keuangan di SMAN 1 Bengkulu Tengah. ‎

Bengkulu, Coverpublik.com – Peringatan Hari Asuransi tahun ini membawa suasana berbeda bagi warga SMAN 1 Bengkulu Tengah. Alih-alih hanya menjadi kegiatan seremonial, acara yang digelar AAUI Bengkulu pada Jumat (14/11/2025) itu justru menjadi ruang dialog antara pelajar, guru, dan industri asuransi tentang pentingnya perlindungan diri di masa kini.

‎Bagi sebagian besar siswa, istilah asuransi kerap terdengar jauh dari dunia mereka. Namun melalui kegiatan bertema “Literasi Asuransi untuk Negeri” ini, para peserta mengaku mulai memahami bahwa perlindungan finansial bukan lagi sesuatu yang hanya relevan bagi orang dewasa, melainkan kebutuhan yang dekat dengan kehidupan pelajar.

‎Di aula sekolah tersebut, ratusan siswa dan guru tampak antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi. Kehadiran berbagai perusahaan asuransi yang tergabung dalam AAUI memberikan kesempatan bagi para siswa untuk bertanya langsung mengenai manfaat asuransi, bahkan melihat contoh nyata bentuk polis dan ilustrasi risiko yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

‎Ketua AAUI Bengkulu, Yudi Irawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian industri asuransi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat sejak usia sekolah.

‎“Hari Asuransi ini kita peringati sebagai momentum untuk memperluas literasi keuangan. Salah satu kegiatannya adalah edukasi langsung ke sekolah, seperti yang kami lakukan hari ini di SMAN 1 Bengkulu Tengah, kita berharap ini menjadi langkah awal bagi generasi muda dalam memahami pentingnya proteksi diri terhadap risiko yang dapat terjadi kapan saja,” ujarnya.

‎AAUI Bengkulu juga membagikan 950 polis asuransi kecelakaan diri gratis bagi seluruh siswa dan dewan guru. Langkah ini dinilai bukan hanya simbolis, tetapi memberikan pengalaman langsung bagi pelajar untuk merasakan manfaat kepemilikan polis.

‎“Selama ini banyak siswa yang belum mengetahui fungsi asuransi. Namun dengan adanya polis gratis ini, mereka bisa belajar secara nyata. Ini bentuk edukasi yang sangat efektif,” ujar Hasnur Yakin, S.H., Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 1 Bengkulu Tengah.

‎Dari sudut pandang guru, kegiatan ini menjadi angin segar di tengah upaya sekolah mempersiapkan peserta didik menghadapi risiko dan tantangan hidup yang semakin kompleks. Hasnur menilai bahwa literasi keuangan, khususnya asuransi, dapat menjadi bekal penting untuk membangun kesadaran proteksi sejak dini.

‎“Jangan sampai cita-cita anak-anak ini terhambat hanya karena risiko yang sebenarnya bisa dilindungi,” tambahnya.

‎Sementara itu, para siswa juga tidak kalah antusias. Naila, salah satu siswi SMAN 1 Bengkulu Tengah, menyebut kegiatan ini membuka perspektif baru tentang pentingnya perencanaan dan keamanan diri.

‎“Bagus sekali pemaparan soal manfaat asuransi. Jadi menambah pemahaman bahwa proteksi diri itu sangat penting,” ungkapnya singkat.

‎Dari pihak regulator, OJK Provinsi Bengkulu yang diwakili Hans Ori Lewi Naryo menegaskan bahwa literasi keuangan harus terus ditingkatkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Ia menilai kehadiran industri asuransi di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis untuk menanamkan pemahaman sejak dini.

‎“Asuransi adalah perlindungan bagi diri dan keluarga. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak,” jelasnya.

‎Tidak hanya edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Siswa dan guru tampak memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fisik mereka, sejalan dengan pesan pentingnya perlindungan diri yang disampaikan sepanjang acara.

‎Turut hadir pula berbagai perusahaan asuransi seperti Jasaraharja Putera, Sinar Mas, Ramayana, Askrindo, MAG, Askrida, Cakrawala Proteksi, ACA, TOB, BRINS, ABI, Tripakarta, Asuransi Sosial Jasa Raharja, dan Avrist. Keberadaan mereka memperkaya diskusi serta memberikan gambaran yang lebih luas mengenai ragam produk asuransi yang ada di Indonesia.

‎Melalui kegiatan yang menyentuh langsung dunia pendidikan ini, AAUI Bengkulu berharap tingkat literasi keuangan masyarakat, terutama generasi muda, dapat meningkat signifikan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan perlindungan, para pelajar diharapkan lebih siap menyongsong masa depan yang penuh tantangan.