Jakarta, CoverPublik.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kembali melaksanakan rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/9), usai gelombang unjuk rasa yang berlangsung sejak 25 Agustus lalu. Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, dan dihadiri pimpinan tiga matra TNI yakni Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono.
Utut menjelaskan, agenda rapat membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026. “Rapat kerja ini membahas APBN. APBN kan punya siklus yang harus sesuai mekanismenya, jadi tidak terkait dengan situasi demo,” kata Utut.
Ia menerangkan, rapat merupakan tindak lanjut nota keuangan yang dibacakan pemerintah pada 15 Agustus 2025. “Setelah nota keuangan 15 Agustus, fraksi-fraksi menyampaikan pandangan, lalu pemerintah memberikan jawaban, dan setelah itu dibahas di komisi masing-masing,” jelasnya.
Senada, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan rapat kali ini fokus pada pembahasan anggaran. “Hari ini kita bahas anggaran, soal anggaran kita,” ujar Maruli.
Menanggapi kondisi pascademo yang berlangsung beberapa hari terakhir, Maruli menyebut situasi sudah relatif kondusif. “Saya pikir sudah tidak ada masalah. Kalau ada pertanyaan soal demo, mungkin saja disinggung, tergantung bagaimana anggota Dewan menanyakannya. Tetapi agenda utama tetap rapat dengar pendapat soal anggaran,” ujarnya.
Rapat ini menjadi salah satu rangkaian pembahasan RAPBN 2026 sebelum masuk ke tahap lanjutan di Badan Anggaran DPR RI.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










