
Coverpublik.com – Gubernur Rohidin Mersyah telah meninjau lahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang terletak di Kelurahan Pekan Sabtu RT 27 Kecamatan Selebar. Tujuan dari kunjungannya adalah untuk mempercepat rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional “Off – Take dan Reservoir (Tanki Air) SPAM Regional Benteng Kobema”.
“Saya ingin memastikan bahwa lahan yang telah disiapkan oleh Pemprov untuk proyek kobema sudah siap digunakan. Lahan ini telah dibeli sejak tahun 2013 dengan lebar depan menghadap jalan raya sepanjang 40 meter dan panjang ke belakang 200 meter. Saya akan memastikan bahwa lahan ini siap untuk dibangun tahun ini,” ujar Gubernur Rohidin saat berada di RT 27 Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu pada Jumat, 10 Februari 2024.

Menurut Gubernur Rohidin, lahan seluas 1 hektar yang dimiliki oleh Pemprov di kawasan Kelurahan Pekan Sabtu RT 27 akan digunakan untuk membangun “Off – Take dan Reservoir (Tanki Air) SPAM Regional Benteng Kobema”. Proyek ini akan mampu menampung hingga 1500 meter kubik air PDAM yang akan didistribusikan ke tiga wilayah, yaitu Seluma, Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu.
Oleh karena itu, Gubernur Rohidin meminta agar warga yang saat ini menduduki lahan Pemprov tersebut dapat segera mengosongkannya guna mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional tersebut. Selain itu, Pemprov juga berencana untuk membangun akses jalan bagi warga menuju Perumnas yang terletak di sekitar lahan tersebut.

Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi SPAM Kobema dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bengkulu, Leni Apriani, juga menambahkan bahwa proyek pembangunan Off – Take dan Reservoir SPAM Regional Benteng melibatkan beberapa sektor yang akan dilaksanakan tahun ini.
Dengan adanya kunjungan dari Gubernur Rohidin Mersyah dan komitmen dari Pemprov Bengkulu untuk mempercepat pembangunan proyek tersebut, diharapkan proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Bengkulu. Dengan adanya pasokan air yang cukup, diharapkan masalah kekurangan air bersih yang sering dialami oleh warga dapat teratasi.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Man Saheri









