
Mukomuko, CoverPublik.com – Kabar baik bagi petani kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko. Harga Tandan Buah Segar (TBS) terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan laporan resmi yang diterima oleh Dinas Pertanian Mukomuko, harga tertinggi TBS saat ini tercatat sebesar Rp2.840 per kilogram, yang berlaku di pabrik PT DDP dan PT MPRA.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Pitriani Ilyas, S.Pt, membenarkan bahwa harga TBS saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan beberapa waktu lalu. Ia berharap tren positif ini terus berlanjut sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan para petani sawit di daerah tersebut.
“Sebagian besar masyarakat Mukomuko menggantungkan hidup dari perkebunan kelapa sawit. Dengan naiknya harga TBS, tentu akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi petani. Kami berharap harga terus naik,” ujar Pitriani, Jumat (2/5/2025).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas buah sawit yang dijual ke pabrik. Menurutnya, buah yang belum matang sempurna dapat menurunkan harga di tingkat petani. Karena itu, ia mengimbau agar petani menjual buah yang telah matang optimal untuk menjaga kualitas dan harga.
“Kami mengimbau para petani untuk hanya menjual buah yang benar-benar matang. Ini penting agar mutu terjaga dan harga TBS tetap stabil atau bahkan meningkat,” tambahnya.
Berikut rincian harga TBS sawit di beberapa pabrik di Mukomuko per tanggal 3 Mei 2025:
-
PT. SAPTA: Rp2.660/kg
-
PT. KSM: Rp2.770/kg
-
PT. MMIL: Rp2.790/kg
-
PT. SAP: Rp2.830/kg
-
PT. KAS: Rp2.770/kg
-
PT. DDP: Rp2.840/kg
-
PT. USM: Rp2.760/kg
-
PT. BMK: Rp2.830/kg
-
PT. GSS: Rp2.820/kg
-
PT. MPRA: Rp2.840/kg
-
PT. SSS: Rp2.810/kg
Sementara itu, diketahui bahwa salah satu pabrik, yakni PT SSS di Kecamatan Penarik, saat ini masih belum beroperasi.
Dengan stabilnya harga dan dukungan dari pemerintah daerah, diharapkan petani sawit di Mukomuko dapat terus meningkatkan hasil panen dan kesejahteraannya.
Pewarta: Tony/Restu Edi
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









