
Coverpublik.com – Menjelang Pemilu serentak 2024, kabar mengenai adanya oknum pejabat di Kabupaten Kepahiang yang melakukan intimidasi terhadap pegawai honorer untuk memilih salah satu calon anggota legislatif (caleg) menjadi sorotan utama.
Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Windra Purnawan, SP, juga kecewa terhadap hal ini. Ia menegaskan bahwa tema HUT ke-20 Kabupaten Kepahiang yang mengajak untuk menjaga integritas pada pemilu 2024 harus diwujudkan secara nyata.
“Saya ingin menegaskan bahwa tema HUT ke-20 Kabupaten Kepahiang mengenai pemilu yang berintegritas harus benar-benar dijalankan. Kita semua harus bersama-sama menjaga agar pemilu di Kepahiang berlangsung secara jujur dan adil,” ujar Windra.
Lebih lanjut, Windra juga meminta agar ASN, TNI, dan POLRI di Kabupaten Kepahiang dapat menjaga netralitasnya dalam pemilu 2024 yang akan datang. Ia menyoroti adanya indikasi bahwa oknum ASN dan pejabat di Kabupaten Kepahiang berusaha menciderai pemilu dengan cara mengintimidasi pegawai honorer untuk memilih salah satu caleg DPRD yang diketahui merupakan anak dari oknum pejabat tertinggi di Kepahiang.
“Dengan adanya indikasi ini, kami meminta kepada Bawaslu Kabupaten Kepahiang untuk segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas perihal oknum ASN dan pejabat yang tidak netral dalam pemilu. Hal ini sangat penting agar pemilu 2024 dapat berlangsung dengan jujur, adil, dan berintegritas,” tegas Windra.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan tidak memilih caleg berdasarkan intimidasi atau tekanan dari pihak manapun. Pemilu yang berintegritas adalah tanggung jawab bersama dan harus dijaga dengan baik untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan berpihak kepada rakyat.
Pewarta: Restu Edi
Editor: Man Saheri









