Jakarta, CoverPublik.com – Wacana perubahan komposisi peserta Piala Dunia 2026 mencuat setelah jurnalis asal Spanyol, Luiz Carlos Largo, menyebut FIFA tengah mempertimbangkan skenario playoff tambahan apabila Timnas Iran dicoret dari turnamen tersebut.
Menurut laporan yang disampaikan melalui akun media sosialnya, FIFA membuka kemungkinan menggelar pertandingan playoff yang akan diikuti empat negara sebagai pengganti Iran. Format yang dikaji melibatkan dua tim dari zona Eropa (UEFA) dan dua tim dari Asia (AFC).
“FIFA sedang mempelajari kemungkinan menggelar playoff tambahan yang melibatkan dua tim nasional dari Eropa dan dua dari Asia, jika Iran dikeluarkan dari Piala Dunia 2026,” ujar Luiz Carlos Largo.
Ia juga menyebut keputusan terkait potensi pencoretan Iran dapat diambil sebelum akhir April 2026, seiring situasi geopolitik yang masih memanas di kawasan Timur Tengah.
Timnas Iran sebelumnya memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, namun kondisi keamanan di negaranya menjadi perhatian. Konflik yang belum mereda berpotensi memengaruhi keikutsertaan mereka dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tersebut.
Di sisi lain, munculnya opsi melibatkan wakil UEFA dalam playoff dinilai tidak lazim, mengingat secara regulasi pengganti Iran seharusnya berasal dari zona Asia.
Sementara itu, peluang Timnas Indonesia untuk tampil dalam playoff tambahan tersebut dinilai sangat kecil. Hal ini berkaca dari hasil kualifikasi, di mana Indonesia tidak meraih poin pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sebaliknya, dua slot Asia yang diproyeksikan tampil dalam playoff kemungkinan besar akan diisi oleh tim dengan performa lebih baik, seperti Uni Emirat Arab dan Oman. Uni Emirat Arab sebelumnya mencapai babak kelima sebelum tersingkir, sedangkan Oman masih mampu mengamankan poin di fase sebelumnya.
Dengan demikian, meski skenario playoff tambahan masih bersifat wacana, peluang Indonesia untuk terlibat dalam perebutan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui jalur tersebut dinilai sangat terbatas.










