
Coverpublik.com,Lebong – Forum Masyarakat dan Aktivis Lebong menggeruduk (Unjuk rasa,red) Kantor Kesbangpol Pemkab Lebong meminta transfaran pengelolaan dana hibah. Unjuk rasa itu berlangsung di Depan Kantor Kesbangpol Penkab Lebong. Senin (09/10/2023).
Ketua Formal, Mashuri dalam orasinya menyampaikan bahwa Kaban Kesbangpol harus transparan dalam pengelolaan dana kepada lsm dan ormas dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan melanggar hukum (Suap Atau Fee Pencairan Dana).
Massa aksi juga meminta kepada Kesbangpol Lebong untuk bekerja secara independen dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi Lembaga BMA Lebong.
Kemudian, mereka menilai tidak adanya intimidasi dari pihak Pemda Lebong dalam penyelesaian konflik di dalam Lembaga BMA Lebong.
“Kesbangpol Lebong jangan dijadikan sebagai ladang atau Event penyelenggaraan kegiatan pentas seni dan Kesbangpol Lebong merupakan induk dari Ormas-Ormas yang ada di wilayah Kabupaten Lebong”, teriaknya dalam orasi tersebut.
Adapun Tuntutan massa aksi itu sebagai berikut.
1. Menuntut Kaban Kesbangpol Lebong Beserta Jajarannya Untuk Menuntaskan Dan Mencari Jalan Keluar Atas Konflik Bma (Badan Musyawarah Adat) Kabupaten Lebong Dalam Waktu Paling Lama 1 Bulan.
2. Menuntut Kaban Kesbangpol Meningkatkan Kinerja Jajarannya Dengan Mengadakan Kegiatan Berbentuk Forum Dengan Ormas Dan Lsm Sekabupaten Lebong.
3. Menuntut Kaban Kesbangpol Transparan Dalam Pengelolaan Dana Kepada Lsm Dan Ormas Dan Tidak Melakukan Perbuatan-Perbuatan Melanggar Hukum (Suap Atau Fee Pencairan Dana)
4. Apabila Ketiga Tuntutan Kami Tidak Ditindaklanjuti Dalam Waktu Paling Lama 1 Bulan Kami Menuntut Kepala Kesbangpol Mengundurkan Diri Dari Kepala Kesbangpol Lebong.
Pewarta: Restu Edi
Editor: Man Saheri









