
Bengkulu, CoverPublik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menindaklanjuti laporan viral di media sosial terkait seorang perempuan bernama Santi, warga asal Desa Bajak I, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, yang menderita kanker dan sempat diduga luput dari perhatian pemerintah.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Santi tinggal mengontrak di Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, sehingga sempat disangka sebagai warga Kota Bengkulu yang tidak mendapat layanan medis maupun bantuan sosial dari pemerintah daerah.
Menindaklanjuti hal tersebut, sesuai instruksi Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, Dinsos Kota Bengkulu langsung melakukan penelusuran ke lokasi kontrakan Santi di Betungan.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, turun langsung ke lapangan bersama tim. Dalam kunjungannya, ia juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, mengingat Santi secara administratif tercatat sebagai warga kabupaten tersebut.
“Kami tidak melihat status administrasi dulu, prinsipnya siapa pun yang berada di wilayah Kota Bengkulu dan membutuhkan pertolongan, akan kami bantu sebisa mungkin,” ujar Sahat, Sabtu (19/7).
Setelah berkomunikasi dengan suami Santi, Ajisman, Dinsos Kota Bengkulu membawa Santi menuju IGD RSUD M. Yunus Bengkulu agar segera mendapatkan penanganan medis yang lebih layak dan intensif.
Kini, Santi tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkot Bengkulu yang telah bergerak cepat memberi bantuan, meskipun secara kewilayahan mereka bukan warga Kota Bengkulu.
Langkah cepat dan tanggap dari Pemkot Bengkulu ini menjadi wujud komitmen pelayanan sosial tanpa sekat administrasi. Pemerintah menegaskan bahwa kehadiran negara harus bisa dirasakan siapa saja, apalagi dalam kondisi darurat kesehatan.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









