
Rejang Lebong, CoverPublik.com – Kabupaten Rejang Lebong kembali menorehkan prestasi pada Malam Anugerah Desa Wisata Provinsi Bengkulu 2025 yang digelar di Balai Raya Semarak, Rabu malam (19/11). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, SSTP., M.Si., Pj Sekda Rejang Lebong Elva Mardiana, S.IP., M.Si., serta Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong Riki Irawan, S.Sos., M.M.

Pada puncak acara, Desa Air Bening meraih predikat Terbaik I Kategori Daya Tarik Wisata dan menerima hadiah Rp20 juta yang diserahkan langsung kepada Kepala Desa Air Bening, Nusa Jayaputra. Selain itu, Desa Cawang Lama ditetapkan sebagai Desa Wisata Favorit dan memperoleh penghargaan senilai Rp3 juta, diterima oleh Kepala Desa Ishak.
Daftar penerima penghargaan Desa Wisata Bengkulu 2025 mencakup beberapa kategori, antara lain Kelembagaan Desa Wisata yang menempatkan Desa Kunkai Baru (Seluma) sebagai Terbaik I, disusul Desa Hutan Mangrove 212 (Kota Bengkulu) dan Desa Maju Makmur (Mukomuko). Untuk kategori Daya Tarik Wisata, predikat Terbaik I diraih Desa Air Bening, diikuti Desa Pasar Pedati (Bengkulu Tengah) dan Desa Lubuk Sahung (Bengkulu Utara).
Selain itu, penghargaan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) turut diberikan kepada Rumah Makan Pindang 77 dan Hotel Two K Azana atas komitmen dalam menyediakan layanan ramah wisatawan muslim.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan lomba desa wisata sebagai upaya mendorong perkembangan sektor pariwisata daerah.
“Ke depan, hadiah tidak harus berupa uang, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan desa wisata, seperti pembangunan jalan, ambulans, atau fasilitas pendukung lainnya,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan bahwa kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan juga memegang peranan penting bagi kemajuan pariwisata Bengkulu.
Sementara itu, Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menyampaikan kebanggaan atas keberhasilan dua desa dari Rejang Lebong yang berhasil memperoleh penghargaan pada ajang tersebut.
“Ini bukan hanya pencapaian desa, tetapi pencapaian masyarakat Rejang Lebong. Prestasi ini menjadi bukti bahwa arah pembangunan menuju Rejang Lebong sebagai kabupaten wisata berada di jalur yang tepat,” katanya.
Ia menyebut pengembangan Desa Air Bening dan Desa Cawang Lama menjadi contoh nyata pemanfaatan potensi lokal untuk memperkuat ekonomi kreatif dan daya tarik wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, menambahkan bahwa sebanyak 16 desa dari berbagai kabupaten dan kota mengikuti ajang tersebut, sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing pariwisata Bengkulu.









