Coverpublik.com – Kerajaan Arab Saudi mulai melakukan pengecekan harian terhadap kualitas air zamzam, makanan, hingga kondisi udara di Masjidil Haram. Lebih dari 80 sampel dari setiap kelompok tersebut dikumpulkan setiap hari untuk dilakukan pengecekan.
Pada tahun 2023, Kerajaan Arab Saudi mulai memperhatikan kualitas air zamzam, makanan, dan kondisi udara di Masjidil Haram dengan lebih serius. Mereka memutuskan untuk melakukan pengecekan harian terhadap semua hal tersebut, dengan mengumpulkan lebih dari 80 sampel dari setiap kelompok setiap hari.
Tindakan ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua jemaah yang datang untuk umrah dan haji pada tahun 2024 mendapat pelayanan yang terbaik dan bebas dari kotoran dan virus. Proses pengambilan dan pengujian sampel dilakukan oleh Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci. Sampel-sampel ini kemudian diperiksa di laboratorium epidemiologi masjid yang terdiri dari 50 sampel air zamzam, 20 sampel makanan dan kurma, dan 10 sampel dari atap situs-situs di Tanah Suci untuk mengecek kualitas udaranya.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah, merilis aturan baru untuk musim haji mendatang yang dijadwalkan pada bulan Juni 2024, guna memudahkan persiapan di awal. Salah satu aturan tersebut adalah bahwa tidak akan ada lagi tempat pemondokan (maktab) yang diperuntukkan secara khusus di Mina. Sebaliknya, tempat-tempat maktab untuk jemaah dari masing-masing negara akan ditentukan melalui penandatanganan kontrak di awal.
Visa haji akan mulai diterbitkan pada tanggal 1 Maret hingga 29 April 2024, dan kedatangan jemaah haji di Arab Saudi akan dimulai pada tanggal 1 Dzulqaidah atau bertepatan dengan 9 Mei 2024. Dengan adanya aturan baru ini, diharapkan proses haji dapat berjalan lebih teratur dan efisien.
Selain itu, pengecekan harian yang dilakukan juga sangat ketat. Sampel diambil dari berbagai titik di Masjidil Haram yang sering digunakan oleh jemaah, seperti karpet, fasilitas minum, eskalator listrik, kabin, rak tempat menyimpan Al-Quran, dan lain-lain. Tim juga mengambil sampel dari berbagai tempat yang rentan terkontaminasi, seperti gerbang, atap bangunan, dan pembatas plastik.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengimbau para jemaah untuk membantu menjaga kebersihan dan ketertiban di Masjidil Haram. Para jemaah diminta untuk tidak menumpahkan air zamzam di lantai dan membuang gelas bekas di tempat yang telah ditentukan. Selain itu, mereka juga memperkenalkan robot air zamzam yang akan membagikan botol zamzam di Masjidil Haram tanpa campur tangan manusia.
Dengan adanya pengecekan harian yang dilakukan secara ketat dan peraturan baru yang diberlakukan, diharapkan kualitas pelayanan di Masjidil Haram dapat semakin meningkat dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para jemaah yang datang untuk beribadah. Semoga semua persiapan ini dapat membuat musim haji mendatang berjalan dengan lancar dan sukses.
Pewarta: Restu Edi
Editor: Man Saheri










