Upaya Peningkatkan Perolehan Nilai (ITKP), Lapas Bengkulu Ikuti Monev Penginputan RUP Tahun 2024

Lapas Bengkulu Ikuti Monev Penginputan RUP Tahun 2024

Coverpublik.com – Lapas Kelas IIA Bengkulu, Karo BMN, PPK, staf keuangan, dan operator sirup dari seluruh kumham berkumpul secara virtual melalui aplikasi Zoom meeting. Mereka tengah mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi yang diadakan oleh UKPBJ Kementerian Hukum dan HAM terhadap hasil penginputan RUP Tahun 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan perencanaan pengadaan yang efektif dan efisien, serta meningkatkan nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2024. UKPBJ ingin memastikan bahwa seluruh paket RUP Tahun 2024 telah diumumkan melalui aplikasi SIRUP LKPP sebelum batas akhir penarikan data oleh LKPP.

Dalam rangka meningkatkan nilai ITKP Tahun 2024, Lapas Kelas IIA Bengkulu telah melakukan penginputan sebelum batas waktu yang ditentukan, yaitu Senin, 15 Januari. Hal ini juga merupakan tugas yang harus dilakukan oleh seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat. Semua pihak berharap agar penginputan nilai ITKP Tahun 2024 dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan nilai yang ditentukan.

Kalapas Bengkulu, Yuniarto, sangat memperhatikan kegiatan ini. Sebagai kepala lembaga, Yuniarto ingin menunjukkan bahwa Lapas Kelas IIA Bengkulu mampu memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

Seluruh peserta kegiatan mulai melakukan evaluasi terhadap hasil penginputan RUP Tahun 2024. Mereka memastikan bahwa setiap paket pengadaan telah diumumkan secara lengkap dan tepat waktu. Jika ada kesalahan atau kekurangan, mereka segera melakukan perbaikan agar tidak mempengaruhi nilai ITKP Tahun 2024.

Dengan kegiatan monitoring dan evaluasi yang diadakan oleh UKPBJ Kementerian Hukum dan HAM, Lapas Kelas IIA Bengkulu semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas penginputan RUP Tahun 2024. Mereka berharap dapat mencapai nilai yang lebih tinggi di masa yang akan datang. Dengan kerja keras dan kerjasama yang baik, Lapas Kelas IIA Bengkulu yakin dapat mencapai standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

Pewarta: Restu Edi
Editor: Man Saheri