Bengkulu Selatan, CoverPublik.com — Menjelang pelantikannya sebagai Bupati Kabupaten Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin menyampaikan komitmennya untuk tidak menggunakan fasilitas mobil dinas.
Sebagai gantinya, ia memilih mengalihkan anggaran pengadaan kendaraan dinas senilai Rp2 miliar untuk belanja prioritas, yaitu pembelian armada pengangkut sampah bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).
“Prioritas daerah lebih penting daripada mobil dinas baru. Lebih baik anggarannya digunakan untuk membeli mobil sampah,” ujar Rifai, Senin (9/6).
Ia menyatakan kesiapannya menggunakan kendaraan dinas lama atau yang sudah tersedia. Menurutnya, pengadaan mobil baru untuk pejabat bukan hal mendesak, apalagi jika kebutuhan dasar masyarakat seperti pengelolaan sampah masih belum terpenuhi secara optimal.
“Kalau saya harus pakai mobil seadanya, saya siap. Yang penting rakyat bisa merasakan manfaatnya. Sampah yang menumpuk di wilayah kota maupun kecamatan harus segera ditangani,” tambahnya.
Berdasarkan estimasi, dengan dana sebesar Rp2 miliar, Pemkab Bengkulu Selatan dapat membeli setidaknya dua unit truk pengangkut sampah baru. Armada tersebut nantinya akan memperkuat operasional DLHK, yang selama ini bergantung pada kendaraan lama yang kerap mengalami kerusakan.
Rifai menjelaskan bahwa pengalihan anggaran ini akan dibahas secara resmi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) perubahan setelah ia resmi dilantik sebagai bupati. Ia juga berharap DPRD Bengkulu Selatan mendukung kebijakan ini.
“Kita ingin Bengkulu Selatan menjadi kabupaten yang bersih, sehat, dan bebas sampah. Ini harus dimulai dari perbaikan fasilitas dasar. Jangan hanya bicara pencitraan, tapi abaikan persoalan di lapangan,” tegasnya.
Diketahui, beberapa wilayah padat penduduk di Kota Manna dan sekitarnya masih sering mengalami penumpukan sampah yang lambat terangkut. Kondisi ini diperburuk oleh minimnya armada dan keterbatasan operasional DLHK, terutama saat hari libur dan akhir pekan.
Langkah Rifai ini disambut positif oleh sejumlah pihak, yang menilai bahwa keputusan tersebut menunjukkan keberpihakan pemimpin terhadap kebutuhan rakyat dan lingkungan.
Pewarta: Agusian
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










