
Mukomuko, CoverPublik.com – Mayoritas Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memilih fokus pada tiga sektor utama dalam menopang aktivitas usahanya, yakni penjualan pupuk bersubsidi, gas elpiji subsidi, serta warung serba ada (waserda).
“Masih sekitar pupuk, elpiji, dan waserda karena ketiganya ditopang langsung oleh Bulog, Pertamina, dan PT Pupuk Sriwijaya,” ujar Kepala Bidang Perindustrian, Koperasi, dan UKM Dinas Perindagkop-UKM Kabupaten Mukomuko, Denni Haryadi, di Mukomuko, Selasa (16/7).
Menurut Denni, ketiga perusahaan BUMN tersebut akan memastikan pemenuhan kebutuhan barang dari koperasi sesuai pesanan, yang kemudian dikirim setelah pembayaran dilakukan oleh masing-masing koperasi.
Dari total 151 koperasi Merah Putih yang tersebar di Mukomuko, dua koperasi percontohan di Desa Pulai Payung dan Desa Lubuk Gedang telah lebih dahulu menjalankan aktivitas usaha, bahkan sebelum peluncuran resmi Koperasi Merah Putih pada 21 Juli 2025.
“Distribusi barang oleh mitra perusahaan akan dimulai pada 15 Juli untuk dua koperasi percontohan tersebut,” ungkap Denni.
Peluncuran nasional Koperasi Desa Merah Putih sendiri semula dijadwalkan pada 19 Juli namun diundur menjadi 21 Juli 2025. Peluncuran akan berlangsung serentak secara daring (Zoom Meeting) dan diikuti langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Kabupaten Mukomuko dan Kota Bengkulu ditunjuk mewakili Provinsi Bengkulu dalam peluncuran nasional tersebut.
Bupati Mukomuko Choirul Huda dan Wakil Bupati Rahmadi AB dijadwalkan hadir dalam Zoom Meeting bersama Presiden RI dari lokasi dua koperasi percontohan yang telah lebih dahulu aktif.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa serta memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok bersubsidi melalui wadah koperasi.
Pewarta: Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









