Rejang Lebong Gelar Bimtek Guru Revitalisasi Bahasa Daerah, Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Wabup Hendri saat menghadiri kegiatan Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah pada Selasa (15/7/2025) pagi. Pemkab Rejang Lebong menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal. (Foto Dok. Humas Pemkab Rejang Lebong)

Rejang Lebong, CoverPublik.com – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus menunjukkan komitmen dalam menjaga warisan budaya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah. Kegiatan yang digelar Selasa (15/7/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati ini merupakan kerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu.

Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, SSTP, M.Si, secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan pentingnya menjaga eksistensi bahasa lokal di tengah derasnya arus globalisasi.

“Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi merupakan bagian dari jati diri dan warisan budaya yang wajib kita lestarikan bersama,” ujar Hendri dalam sambutannya.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri atas guru, kepala sekolah, pengawas, dan staf Dinas Pendidikan dari jenjang SD hingga SMP se-Kabupaten Rejang Lebong. Mereka akan menerima pembekalan materi seputar pelestarian bahasa dan budaya daerah yang aplikatif dan sesuai dengan dunia pendidikan.

Pemkab Rejang Lebong berharap kegiatan ini dapat melahirkan guru-guru utama yang mampu menjadi motor penggerak pelestarian bahasa daerah, khususnya Bahasa Rejang dan Bahasa Lembak.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, S.S., M.A., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi revitalisasi bahasa daerah yang terus digencarkan Kemendikbudristek.

“Dalam pelatihan ini peserta akan menerima tujuh materi utama, mulai dari membaca-menulis aksara daerah, hingga membuat cerpen, puisi, pidato, dan komedi tunggal berbahasa daerah,” jelas Andriana.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tak sekadar memperkaya kosakata, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang terkandung dalam bahasa lokal.

“Kami ingin menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap bahasa daerah. Ini tentang identitas, tentang kebudayaan, bukan hanya soal komunikasi,” tegasnya.

Wabup Hendri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif membudayakan penggunaan bahasa daerah sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan dan keluarga.

“Semoga Bimtek ini menjadi langkah awal yang nyata dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya Rejang Lebong di masa depan,” tutupnya.

Pewarta: Viona
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025