Alumni Retreat Merah Putih Bengkulu Gelar Pertemuan Akbar Sambut Ramadan 1447 H

Bengkulu, CoverPublik.com – Alumni Retreat Merah Putih Provinsi Bengkulu angkatan I hingga X menggelar pertemuan akbar di Masjid Raya Baitul Izzah, Bengkulu, Kamis, sebagai ajang silaturahmi sekaligus evaluasi pelaksanaan program Retreat Merah Putih menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk menilai sejauh mana program retreat memberikan dampak terhadap pembentukan karakter aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Pertemuan ini menjadi ruang evaluasi bersama, sejauh mana program retreat memberi dampak positif, baik secara personal maupun dalam pelaksanaan tugas ASN sebagai aparatur negara,” kata Herwan.

Ia menegaskan, kegiatan retreat tidak seharusnya berhenti pada aspek seremonial, melainkan harus melahirkan perubahan nyata dalam sikap, perilaku, serta etos kerja ASN, terutama dalam penguatan spiritualitas, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Herwan, salah satu indikator keberhasilan program retreat adalah meningkatnya kedekatan ASN dengan masjid serta konsistensi dalam menjalankan ibadah di tengah kesibukan tugas pemerintahan.

“Kita ingin ASN Pemprov Bengkulu selalu ingat akan tanggung jawabnya, bekerja dengan dedikasi dan integritas. Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki diri,” ujarnya.

Selain sesi refleksi dan evaluasi, kegiatan pertemuan akbar tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antarsesama alumni lintas angkatan. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui makan bersama yang digelar seusai rangkaian acara.

Herwan juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ramadan adalah momentum bagi kita semua untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial,” katanya.

Sementara itu, salah seorang alumni retreat, Rendi dari Biro Umum Setda Provinsi Bengkulu, mengaku merasakan perubahan positif setelah mengikuti program Retreat Merah Putih.

“Setelah mengikuti retreat di Masjid Jamiatul Khair, saya merasa lebih taat beribadah dan lebih nyaman beraktivitas di masjid. Ini memberi pengaruh positif dalam keseharian,” ujar Rendi.