Bengkulu Tengah Capai 98,4 Persen UHC, BPJS dan Pemkab Perkuat Sinergi Layanan JKN

BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Rapat Forum Kemitraan Fasilitas Kesehatan, Selasa (1/7/2025). (CoverPublik.com)

Bengkulu Tengah, CoverPublik.com – Dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Rapat Forum Kemitraan Fasilitas Kesehatan, Selasa (1/7/2025).

Rapat yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bengkulu Tengah, Drs. Hendri Donal, SH., MH, turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Syafrudin Imam Negara, Ketua Komisi III DPRD Arsyad Hamzah, SE, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan perwakilan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan tingkat lanjutan (FKTL).

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari upaya mencapai Universal Health Coverage (UHC), ketersediaan sarana dan prasarana, hingga pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, khususnya di puskesmas.

“Hingga akhir Juni 2025, cakupan UHC di Bengkulu Tengah telah mencapai 98,4 persen, dengan 80,9 persen di antaranya adalah peserta aktif JKN,” ungkap Syafrudin Imam Negara.

Ia menambahkan, realisasi anggaran pelayanan kesehatan yang telah disalurkan BPJS Kesehatan di Bengkulu Tengah mencapai Rp6,9 miliar, terdiri dari:

  • Rp3,3 miliar untuk kapitasi puskesmas,
  • Rp2,8 miliar untuk klaim rumah sakit,
  • Rp685 juta untuk layanan non-kapitasi,
  • Rp26 juta untuk alat kesehatan,
  • Rp26 juta untuk pengadaan obat-obatan.

“Kami berharap dukungan pemda untuk menambah SDM dan peralatan, khususnya layanan poli gigi di FKTP,” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Sekda Hendri Donal menegaskan bahwa Pemkab Bengkulu Tengah telah menganggarkan Rp10 miliar guna mendukung pelaksanaan JKN di tahun 2025.

“Anggaran ini diperuntukkan bagi iuran peserta yang ditanggung pemerintah dan peningkatan layanan faskes. Ini bentuk komitmen kami menjaga capaian UHC,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi III DPRD, Arsyad Hamzah, menyebut UHC memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan cukup dengan membawa KTP.

“Kami telah menyetujui alokasi anggaran Rp10 miliar. Ke depan, kami juga akan memenuhi kebutuhan alat kesehatan rumah sakit dan puskesmas secara bertahap,” katanya.

Ia berharap ke depan, masyarakat Bengkulu Tengah tidak lagi harus dirujuk ke Kota Bengkulu karena keterbatasan sarana layanan lokal.

Pewarta: Yulisman
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025