Bupati Rejang Lebong Instruksikan OPD dan Camat Dukung Program 100 Hari

Bupati Rejang Lebong, HM. Fikri, SE, MAP, saat rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat bupati, Pada Senin (3/3/2025). Foto: Humas Rejang Lebong

Rejang Lebong, CoverPublik.com – Bupati Rejang Lebong, HM. Fikri, SE, MAP, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat untuk mendukung pelaksanaan program 100 hari bupati-wakil bupati. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat bupati pada pukul 09.00 WIB, Senin (3/3/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Dr. Hendri, SSTP, MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Yusran Fauzi, ST, para kepala dinas, kepala bagian, serta camat. Sekdakab bertindak sebagai moderator dalam pertemuan tersebut. Dalam rapat, Kepala Bappeda, Khirdes Lapendo Pasju, SSTP, MSi, memaparkan 11 program utama dalam program 100 hari bupati-wakil bupati.

“Terdapat 11 program 100 hari, di antaranya perbaikan lampu penerangan jalan utama dari Simpang Korem hingga Simpang Sukaraja, rehabilitasi jalan S. Sukawati, penerbitan surat edaran yang menegaskan tidak ada pungutan biaya pendidikan di tingkat SD dan SMP, serta pemanfaatan kendaraan dinas bupati dan wakil bupati pada hari libur untuk masyarakat. Selain itu, ada program angkat anak yatim piatu sebagai anak asuh pejabat, kerja sama dengan PLN terkait pajak lampu jalan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta beberapa program kerja sama lainnya, termasuk optimalisasi Bukit Kaba sebagai objek wisata dan pembentukan lima destinasi wisata baru,” papar Khirdes.

Selain itu, ia juga menyampaikan program unggulan lainnya, seperti penyediaan ambulans gratis di setiap kecamatan, relokasi RSUD dan stadion, penyediaan rumah singgah bagi masyarakat yang berobat, penguatan ekonomi berbasis UMKM, serta revitalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih sehat dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rejang Lebong langsung meminta seluruh OPD untuk berperan aktif dalam mendukung program ini. “Setiap camat harus melihat potensi di daerahnya dan mengambil langkah nyata. Misalnya, Camat Curup Tengah dapat melakukan aksi bersih-bersih drainase minggu ini guna mengatasi banjir di beberapa titik seperti Sidorejo, Talang Rimbo, dan Air Bang. Aksi ini dapat melibatkan TNI-Polri serta masyarakat,” ujar bupati.

Bupati juga menekankan bahwa OPD yang tidak menjadi pengampu utama dalam program 100 hari tetap dapat berinovasi. Sebagai contoh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dapat menyelenggarakan bazar sembako menjelang bulan Ramadan.

Menutup rapat, Sekdakab Yusran Fauzi merangkum hasil diskusi dengan menegaskan bahwa setiap OPD harus segera melaporkan inovasi dan dukungan mereka dalam pelaksanaan program 100 hari dalam minggu ini. Selain itu, seluruh pejabat diharapkan selalu mengaktifkan telepon genggam mereka guna memperlancar komunikasi dan koordinasi.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025