Rejang Lebong, CoverPublik.com – Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri menekankan pentingnya pengawasan bersama terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerahnya agar berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Meskipun program MBG merupakan kebijakan pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaannya berjalan baik. Oleh karena itu, kita harus menjaga dan mengawasi secara ketat,” kata Fikri saat memimpin rapat koordinasi pengawasan MBG melalui zoom meeting di Pemkab Rejang Lebong, Senin (29/9).
Ia menyebut, program MBG mulai diterima sejumlah sekolah di Kabupaten Rejang Lebong sejak pertengahan Juli lalu. Untuk memastikan kelancaran distribusi, Fikri menekankan perlunya kolaborasi lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, hingga PKK.
Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara rutin, termasuk pemeriksaan sampel makanan sebelum dibagikan kepada siswa, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Saat ini dari enam dapur MBG yang direncanakan, dua di antaranya telah beroperasi, sementara empat dapur lainnya masih dalam proses percepatan.
“Jika dalam pendistribusian MBG ke sekolah terjadi keterlambatan atau masalah di lapangan, supaya segera dikomunikasikan dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan pengelola dapur MBG agar tidak keberatan terhadap adanya pengawasan lintas instansi, baik dari puskesmas maupun Dinas Kesehatan. Ia menegaskan, sinergi semua pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di Rejang Lebong.










