Bupati Rejang Lebong Optimistis Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Madya 2025

Bupati Rejang Lebong, HM. Fikri, SE, MAP, menyatakan optimistis bahwa Kabupaten Rejang Lebong mampu meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025 kategori madya.

REJANG LEBONG, CoverPublik.com – Bupati Rejang Lebong, HM. Fikri, SE, MAP, menyatakan optimistis bahwa Kabupaten Rejang Lebong mampu meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025 kategori madya.

Hal ini disampaikannya dalam rapat persiapan verifikasi hybrid dan verifikasi lapangan KLA yang digelar di ruang rapat bupati pada Rabu (16/4/2025) pukul 10.00 WIB.

“Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus mendukung penuh upaya penilaian KLA tahun ini. Saingan kita hanya dua, yakni Kabupaten Kaur dan Kota Bengkulu. Target kita merebut posisi terbaik,” ujar Bupati.

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah kepala dinas dan instansi terkait, termasuk Kadis PUPR, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Kesehatan, Kadis Pariwisata, hingga Ketua Pengadilan Agama, serta Forum Anak Kabupaten Rejang Lebong.

Bupati Fikri juga memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan oleh Pemkab Rejang Lebong untuk pemenuhan hak anak. Di antaranya adalah pengangkatan anak yatim sebagai anak asuh pejabat serta pemberian santunan secara berkala. Bahkan, saat Idulfitri, anak-anak yatim diajak berlibur ke Danau Mas Harun Bastari.

“Anak-anak tampak sangat bahagia. Mereka bermain kano dan naik perahu motor mengelilingi danau. Tahun depan, kita ajak lebih banyak anak lagi,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan rencana pembangunan sarana bermain anak (playground) di sekitar rumah dinas bupati, serta revitalisasi lapangan tenis indoor menjadi lapangan basket khusus anak-anak.

Kepala Dinas DP3APP-KB, Sutan Alim, S.Sos, mengungkapkan bahwa nilai evaluasi KLA Rejang Lebong pada 2024 telah mencapai 760,58, melampaui standar nilai penghargaan pratama sebesar 683,33.

“Ada tujuh indikator utama dalam penilaian KLA, termasuk peraturan daerah terkait hak anak, ketersediaan forum anak, serta keterlibatan dunia usaha dalam perlindungan anak,” jelas Sutan.

Verifikasi hybrid dijadwalkan pada 21 April 2025. Jika dinilai memenuhi standar, maka verifikasi lapangan kemungkinan besar tidak diperlukan. Karena itu, berbagai fasilitas seperti sekolah dan Puskesmas ramah anak, ruang laktasi, dan sudut bermain di kantor OPD tengah dipersiapkan secara maksimal.

Dengan sinergi seluruh pihak, Kabupaten Rejang Lebong optimistis menyandang predikat sebagai Kabupaten Layak Anak kategori madya pada tahun ini.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025