Dedy Wahyudi Janjikan Insentif Jutaan Rupiah bagi RT Tercepat Lunasi PBB

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat menghadiri sosialisasi Gerlap, Selasa (22/7). (Foto: Restu Edi/ CoverPublik.com)

Bengkulu, CoverPublik.com – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dilakukan Kecamatan Gading Cempaka dalam mendorong kesadaran masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu. Inovasi bertajuk Gerakan Lunas PBB (Gerlap) tersebut dinilai mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara signifikan.

“Ini langkah cerdas dan inspiratif. Andaikan semua kecamatan memiliki semangat dan terobosan seperti ini, saya yakin target PBB akan tercapai lebih cepat,” ujar Dedy saat menghadiri sosialisasi Gerlap, Selasa (22/7).

Gerlap merupakan strategi partisipatif yang bertujuan untuk mempercepat pelunasan PBB melalui pendekatan langsung kepada warga. Tak hanya berhenti pada gerakan tersebut, Pemkot Bengkulu juga memberikan insentif bagi Ketua RT yang berhasil mendorong warganya melunasi PBB lebih awal.

“RT yang warganya paling cepat dan banyak bayar PBB akan kami beri insentif. Juara pertama mendapat Rp5 juta, kedua Rp4 juta, dan ketiga Rp3 juta,” ungkap Dedy.

Wali Kota juga menjelaskan bahwa mekanisme penilaian dilakukan secara adil dengan mengelompokkan RT berdasarkan jumlah Kepala Keluarga (KK). Ada tiga kategori, yaitu RT dengan maksimal 100 KK, RT dengan maksimal 200 KK, dan RT dengan jumlah warga di atas 200 KK.

Menurut Dedy, pajak daerah seperti PBB merupakan sumber penting untuk membiayai pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, dan penerangan jalan.

“Banyak warga bertanya, kenapa lampu jalan belum dipasang atau jalan belum diperbaiki? Jawabannya sederhana: karena sumber dananya dari PBB. Maka bantu pemerintah dengan membayar pajak tepat waktu,” ujarnya.

Pembayaran PBB Kini Bisa Lewat Aplikasi PADEK

Dalam mendukung gerakan pelunasan PBB, Pemerintah Kota Bengkulu juga meluncurkan aplikasi PADEK, sistem pembayaran pajak berbasis digital yang memudahkan masyarakat melakukan transaksi tanpa harus datang ke kantor.

Aplikasi PADEK merupakan inovasi digitalisasi pajak pertama dan satu-satunya di Provinsi Bengkulu yang memungkinkan masyarakat mencetak sendiri SPPT PBB dan membayar pajak lainnya secara daring.

“Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa membayar PBB, pajak restoran, pajak hiburan, dan sebagainya langsung dari HP mereka. Bahkan tersedia hadiah undian berupa sepeda motor bagi masyarakat yang berpartisipasi,” jelas Dedy.

Ia menambahkan bahwa aplikasi ini terintegrasi dengan sejumlah bank yang telah menjalin kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025