Seluma, CoverPublik.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Seluma sejak Rabu (30/7/2025) siang hingga malam menyebabkan bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Dampaknya dirasakan cukup luas, mulai dari pemukiman warga hingga jalur transportasi utama.

Data sementara menyebutkan, terdapat sedikitnya sembilan titik bencana di wilayah Seluma yang tersebar di Kecamatan Air Periukan, Seluma, Seluma Barat, Seluma Selatan, Sukaraja, dan sekitarnya.
“Bencana banjir ini sebagian besar disebabkan oleh meluapnya drainase dan kolam warga karena hujan deras yang turun selama hampir tujuh jam,” ujar Kapolres Seluma AKBP Ruly Indra Wijayanto melalui Kasi Humas, Rabu malam.
Di Desa Sakain, Kecamatan Air Periukan, satu rumah milik Ilyas (63), seorang petani, terendam air setinggi 2,5 meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Korban saat ini mengungsi ke rumah tetangga, dan kerugian material ditaksir sekitar Rp1 juta,” jelas Kasi Humas.
Sementara itu, banjir juga merendam Jalan Lintas Bengkulu–Manna di Kecamatan Seluma, dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Di Desa Padang Pelasan dan Gunung Agung, genangan air turut menutupi jalan lintas Bengkulu–Tais, meski arus lalu lintas masih bisa melintas.
Di Kelurahan Talang Dantuk dan Desa Pagar Agung, air setinggi 15–20 cm menggenangi sekitar 40 rumah warga. Sedangkan di Desa Air Periukan, sebanyak 37 rumah terdampak banjir dengan genangan mencapai 50 cm.
“Meski tidak ada korban jiwa, kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan BPBD, Dinas Sosial, dan perangkat desa untuk penanganan dan langkah antisipasi,” tambah Kasi Humas.
Polsek jajaran Polres Seluma bersama Bhabinkamtibmas juga telah turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan, evakuasi ringan, dan sosialisasi kepada warga terkait potensi banjir susulan jika curah hujan kembali tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada. Bila terjadi potensi banjir atau tanah longsor, segera laporkan kepada pihak desa dan aparat terdekat,” tutup Kasi Humas.
Hingga Rabu malam, hujan dilaporkan telah mulai reda, namun aparat gabungan tetap siaga guna mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.
Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025










