
Bengkulu, CoverPublik.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., tiba di Provinsi Bengkulu pada Senin, 26 Mei 2025, dalam rangka kunjungan kerja meninjau langsung kondisi wilayah terdampak bencana gempa bumi.
Rombongan tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu pada pukul 14.45 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-296. Letjen Suharyanto didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi BNPB, antara lain Deputi IV BNPB Jarwansah, Kepala Sekretariat Pribadi Kolonel Infanteri Djohan Darmawan, Tenaga Ahli Brigjen (Purn) Jahidin Chilo, serta staf pengamanan dan protokol.
Setibanya di Bandara, Kepala BNPB beserta rombongan langsung disambut oleh pejabat daerah dan tim penanggulangan bencana setempat.
Selanjutnya, pada pukul 15.05 WIB, rombongan meninggalkan area VIP bandara menuju lokasi terdampak gempa di Perumahan Raflesia Asri, Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu. Perjalanan dilakukan dengan pengawalan ketat dari Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu serta personel Detasemen Polisi (Denpol) Bengkulu.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung dampak kerusakan akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut beberapa hari lalu. Selain melakukan peninjauan terhadap kondisi infrastruktur dan permukiman yang terdampak, Kepala BNPB juga dijadwalkan mengunjungi posko darurat penanggulangan bencana serta menyerahkan bantuan langsung kepada warga terdampak.
Bantuan yang disalurkan antara lain berupa logistik dasar, peralatan darurat, serta dukungan teknis untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Dalam kesempatan tersebut, Letjen Suharyanto dijadwalkan memberikan arahan kepada tim gabungan penanganan bencana untuk mempercepat proses bantuan dan pemulihan.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat melalui BNPB untuk hadir langsung dalam mendampingi masyarakat yang mengalami musibah.
Pemerintah berharap, kolaborasi antara pusat dan daerah dapat mempercepat proses pemulihan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa mendatang.
Sebagai wilayah yang tergolong rawan gempa, Provinsi Bengkulu menjadi salah satu daerah prioritas dalam strategi nasional mitigasi bencana. Kepala BNPB juga dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan pemerintah daerah guna menyusun langkah-langkah strategis ke depan.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









