
Jakarta, CoverPublik.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Antikorupsi Badan Usaha (AKBU) melakukan kunjungan resmi ke kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang berlokasi di Jalan Veteran II, Jakarta Pusat, pada Rabu malam (28/5/2025).
Kunjungan ini bertujuan membangun kolaborasi strategis dalam memperkuat budaya antikorupsi di sektor usaha media siber.
Tim KPK dipimpin oleh Kepala Satgas II Direktorat AKBU, Roro Wide Sulistyowati, didampingi oleh Angga Hardimasta, Zul Bahari, dan Wahyu Firmansyah. Mereka disambut langsung oleh Ketua Umum SMSI, Firdaus, Sekretaris Jenderal H. Makali Kumar, serta tim Humas SMSI.
Roro menjelaskan bahwa Direktorat AKBU dibentuk untuk menguatkan nilai-nilai antikorupsi di dunia usaha, termasuk industri pers. Ia menekankan pentingnya peran media sebagai agen pengawasan publik dan penyampai edukasi antikorupsi kepada masyarakat.
“Kami ingin menjalin sinergi dengan SMSI untuk memperkuat pemahaman antikorupsi di lingkungan media. Edukasi, advokasi, hingga monitoring penggunaan anggaran pemerintah menjadi fokus kami,” ujar Roro.
Menanggapi inisiatif tersebut, Ketua Umum SMSI Firdaus menyatakan dukungan penuh terhadap program pencegahan korupsi yang diinisiasi KPK. Ia mengungkapkan bahwa sejak berdiri pada tahun 2017, SMSI telah menaungi lebih dari 2.700 perusahaan media siber dari seluruh Indonesia.
“Kami siap berkolaborasi dengan KPK dalam program pencegahan korupsi. Mulai dari edukasi ke daerah, pelatihan, hingga pengawasan terhadap penggunaan dana publik di industri pers,” ujar Firdaus.
Firdaus juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi media siber nasional akibat maraknya arus informasi dari media sosial dan platform asing. Menurutnya, hal ini mengancam kualitas informasi yang disampaikan oleh media resmi dan memperbesar potensi penyalahgunaan informasi.
Sebagai langkah awal kolaborasi, KPK dan SMSI sepakat menjalin kerja sama berkelanjutan dalam bentuk workshop, pelatihan, serta pemantauan terhadap program publikasi dan hibah pers yang menggunakan dana negara.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk membangun ekosistem media yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan integritas di sektor media siber Indonesia.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025









