Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Cukup Kuat Dibandingkan Negara Tetangga

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (26/5/2025) dibuka menguat 54 poin atau 0,33 persen ke level Rp16.163,5 per dolar Amerika Serikat (AS).

Jakarta, CoverPublik.com  – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (26/5/2025) dibuka menguat 54 poin atau 0,33 persen ke level Rp16.163,5 per dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar Rupiah ini masih cukup kuat bila dibandingkan dengan negara-negara lain.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (28/5/2025).

Menurut Ramdan secara tahun berjalan (year to date/ytd), selama Mei 2025, Rupiah telah menguat 2,6 persen sampai 26 Mei 2025. Posisi ini hanya lebih rendah dari Thailand yang menguat 2,95 persen dan Malaysia menguat 2,64 persen.

“Di bawah Indonesia ada Singapura, Singapur menguat 1,9 persen. Kemudian Filipina dia menguat 1,03 persen. Kita lihat disini pelemahan dialami oleh India rupee dan juga Hongkong dolar,” ujar Ramdan.

Ramdan menambahkan, penguatan Rupiah terjadi semenjak Bank Indonesia melakukan ‘smart intervention’, terutama melalui intervensi di pasar offshore – pasar keuangan atau pasar yang berlokasi di luar batas teritorial suatu negara, dengan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) alias transaksi derivatif valuta asing (valas).

Selain itu, intervensi di pasar spot juga telah dilakukanuntuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Apabila diperlukan BI akan melakukan transaksi, terutama pembelian di pasar SBN (Surat Berharga Negara) dalam negeri,” imbuh Ramdan.

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro pada Selasa (27/5/2025) memprediksikan kurs Rupiah terhadap USD akan berada pada interval Rp16,180–Rp16,278.

“Secara teknikal, kami perkirakan hari ini IHSG bergerak di kisaran 7.115-7.183 dan Rupiah terhadap USD diprediksi berada pada interval 16,180–16,278,” ujar Andry.

Pewarta: Yulisman
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025