Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu Meri Sasdi Jantan, mengatakan jumlah hewan kurban dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan.
“Meski dalam kondisi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), tak menghalangi warga LDII untuk berkurban. Ini bukti bahwa kesadaran dan perekonomian masyarakat Bengkulu meningkatkan,” ujarnya.
Lanjut Meri Sasdi, di tahun 2022 menyembelih kurban sejumlah 309 ekor dengan rincian 3 ekor kerbau, 191 ekor sapi dan 115 ekor kambing.
Ia menjelaskan bahwa secara sosial, kurban mampu meringankan beban masyarakat sampai sepekan setelah hari penyembelihan. Masyarakat bakal memiliki cadangan makanan dan membuat pengeluarannya bisa ditekan.
“Kurban ini akan kami distribusi sesuai aturan petunjuknya, seperti kaum duafa dan masyarakat yang berhak menerimanya begitu juga yang berkurban juga mempunyai hak,” jelasnya.
Di Kota Bengkulu penyembelihan dipusatkan di kantor DPW LDDI Provinsi Bengkulu di Jalan Merapi XII Nomor 13 Kebun Tebeng.










