Menjelang PSU Bengkulu Selatan, Peta Politik Makin Alot dan Dukungan Mulai Bergeser

Mantan Bupati BS, Reskan Efendi Sebut Sudah Sewajarnya Gusnan Dukung Rifa'i .

Bengkulu Selatan, CoverPublik.com  – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan akan segera digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Selatan pada Sabtu, 19 April 2025.

Seiring waktu pelaksanaan yang kian dekat, peta politik daerah ini semakin memanas. Pergeseran dukungan terhadap pasangan calon (paslon) menjadi sorotan tajam, termasuk dugaan adanya pengaruh uang dalam menentukan arah dukungan para tokoh dan pejabat daerah.

Menurut pengamat politik dan mantan Bupati Bengkulu Selatan, Reskan Efendi, yang akrab disapa Pak Bowo, dinamika yang terjadi saat ini menunjukkan ketidakkonsistenan sikap politik sejumlah tokoh penting daerah. Salah satunya adalah ketidaksepahaman antara tokoh lama dengan calon yang sebelumnya mereka dukung.

“Untuk membangun daerah diperlukan pemimpin yang mengerti keadaan masyarakat. Jangan mudah terpengaruh oleh uang atau tekanan dalam hal dukungan. Menurut pengamatan saya, seperti Pak Gusnan seharusnya mendukung Pak Rifa’i, karena Pak Rifa’i sudah dua periode menjadi wakilnya dan mendukungnya,” ujar Reskan pada Selasa (15/4/2025).

Ia menilai bahwa keputusan Gusnan yang dikabarkan tidak lagi mendukung Rifa’i adalah kesalahan besar secara moral dan politik. Pergeseran dukungan tersebut, menurutnya, mengindikasikan adanya pengaruh lain di luar pertimbangan visi dan rekam jejak kepemimpinan.

“Kalau Gusnan tidak mendukung Rifa’i, ini jelas sebuah kesalahan besar. Apakah karena ada kandidat lain yang memiliki banyak uang, lalu dia pindah dukungan? Ini bukan sikap yang baik di mata masyarakat,” ujar Reskan dengan nada prihatin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan yang dirasakan masyarakat selama ini adalah hasil kepemimpinan Gusnan. Namun, menurutnya, Rifa’i sebagai wakil bupati memiliki keterbatasan dalam mengambil kebijakan strategis selama menjabat.

“Keberhasilan pembangunan ada di tangan Pak Gusnan, dan bukan pada Pak Rifa’i, karena beliau tidak memiliki kewenangan penuh. Jadi jika Pak Gusnan kini mendukung Pak Rifa’i sebagai bentuk keberlanjutan, itu hal yang wajar,” jelasnya.

Menjelang PSU, masyarakat Bengkulu Selatan diharapkan mampu melihat secara objektif siapa sosok pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan dan memahami kondisi masyarakat, bukan hanya terpaku pada manuver politik semata.

Pewarta: Agusian
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025