Menpora Erick Thohir Harapkan Grand Prix Indonesia Dongkrak Ekonomi NTB hingga Rp4,8 Triliun

Jakarta, CoverPublik.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir optimistis ajang Grand Prix Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional maupun daerah dengan nilai perputaran mencapai Rp4,8 triliun.

“Kalau total dari dampak perputaran ekonomi tadi, pihak Injourney dan Danantara menyampaikan kurang lebih Rp4,5 sampai Rp4,8 triliun untuk nasional dan daerah NTB,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (29/9).

Ajang balap motor bergengsi dunia itu dijadwalkan berlangsung pada 3–6 Oktober 2025 di Mandalika, yang kini dikenal sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia.

Menurut Erick, investasi besar dalam pembangunan infrastruktur Mandalika selama beberapa tahun terakhir kini membuahkan hasil. Kehadiran sirkuit internasional dan ajang balap dunia telah menarik minat jutaan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Dengan investasi pembangunan infrastruktur yang luar biasa, sekarang kita punya sirkuit kelas dunia. Banyak turis mancanegara mulai datang ke Mandalika, dan ini yang kami harap bisa menjaga pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” ujar Erick.

Pada musim 2024, Grand Prix Indonesia di Mandalika berhasil menyedot lebih dari 120 ribu penonton dan mencatat perputaran ekonomi Rp4,8 triliun. Untuk musim 2025, pemerintah berharap jumlah penonton semakin meningkat, apalagi seri kali ini juga menjadi ajang sambutan bagi juara dunia baru, pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, yang resmi mengunci gelar juara dunia pada Minggu (28/9).

Penyelenggaraan Grand Prix Indonesia sejak 2022 tercatat konsisten memberikan dampak positif bagi perekonomian NTB, baik dari sektor pariwisata, transportasi, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).