Bogor, CoverPublik.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas tersebut dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai forum penguatan sinergi pusat dan daerah dalam percepatan agenda pembangunan nasional.
Rakornas mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045. Presiden Prabowo dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar seluruh program prioritas nasional dapat berjalan efektif, terukur, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI yang mencakup Aman, Sehat, Resik atau Bersih, dan Indah. Kepala daerah diminta menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kerja bakti, khususnya di lingkungan pendidikan, serta menata estetika kota dan kawasan permukiman agar lebih tertib dan nyaman.
Presiden turut mengingatkan bahwa kepemimpinan merupakan amanah pengabdian kepada rakyat. Pemerintah daerah diminta menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029. Penguatan sinergi lintas sektor dengan TNI, Polri, dan Kejaksaan juga ditekankan guna menjaga stabilitas, ketertiban, serta transparansi dalam pelaksanaan pembangunan.
Menanggapi arahan Presiden, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh untuk menjalankan kebijakan strategis pemerintah pusat secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan.
Pemprov Bengkulu siap mengimplementasikan Gerakan Indonesia ASRI, memperkuat sinergi pusat dan daerah, serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan bersih, tertib, dan berorientasi pada pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat, kata Helmi.
Ia juga menegaskan penguatan program Bantu Rakyat sebagai prioritas daerah, dengan memastikan pemanfaatan APBD benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Salah satu fokus yang terus didorong ialah percepatan pembangunan infrastruktur melalui program Jalan Mulus guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rakornas tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, para bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu.










